PW IPNU Jateng Dorong Majalah Mopdik Jadi Media Literasi dan Kaderisasi Pelajar NU

- Pewarta

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PW IPNU Jawa Tengah Muhamad Irfan Khamid bersama jajaran pengurus IPNU–IPPNU menghadiri rapat redaksi Majalah Mopdik yang digelar LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah di Semarang, Kamis (12/3/2026), guna membahas penguatan literasi pelajar serta target peningkatan produksi majalah hingga 30 ribu eksemplar pada tahun 2026. Foto : Wawasannews.com

Ketua PW IPNU Jawa Tengah Muhamad Irfan Khamid bersama jajaran pengurus IPNU–IPPNU menghadiri rapat redaksi Majalah Mopdik yang digelar LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah di Semarang, Kamis (12/3/2026), guna membahas penguatan literasi pelajar serta target peningkatan produksi majalah hingga 30 ribu eksemplar pada tahun 2026. Foto : Wawasannews.com

SEMARANG, Wawasannews.com – Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jawa Tengah, Muhamad Irfan Khamid, menegaskan bahwa Majalah Mopdik memiliki peran strategis sebagai media penguatan literasi sekaligus ruang ekspresi bagi pelajar Nahdlatul Ulama di lingkungan sekolah dan madrasah.

Hal tersebut disampaikan Irfan saat menghadiri rapat redaksi Majalah Mopdik yang diselenggarakan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah di Semarang, Kamis (12/3/2026). Rapat tersebut membahas target peningkatan produksi Majalah Mopdik hingga 30 ribu eksemplar pada tahun 2026.

Menurut Irfan, keberadaan Majalah Mopdik tidak hanya sekadar menjadi media bacaan bagi pelajar, tetapi juga dapat menjadi ruang pembelajaran bagi kader IPNU untuk mengembangkan tradisi literasi, berpikir kritis, serta menyampaikan gagasan secara konstruktif.

Baca Juga  Satlantas Polres Kendal Ajak Ojol Jadi Tim Quick Response Laka

“Majalah Mopdik harus menjadi ruang ekspresi bagi pelajar NU. Di sana kader IPNU bisa menulis, menyampaikan gagasan, serta mengasah tradisi literasi sejak dini,” ujarnya.

Ia menilai keterlibatan pelajar dalam penulisan konten majalah akan membuat Mopdik lebih hidup dan relevan dengan dinamika dunia pelajar saat ini. Selain itu, majalah tersebut juga dinilai mampu menjadi sarana strategis dalam memperkuat proses kaderisasi organisasi pelajar di lingkungan sekolah dan madrasah Ma’arif.

PW IPNU Jawa Tengah, lanjut Irfan, siap menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna mengawal distribusi serta pemanfaatan Majalah Mopdik di sekolah-sekolah Ma’arif, sekaligus memperkuat keberadaan komisariat IPNU di tingkat satuan pendidikan.

“Kami berharap Mopdik benar-benar dimanfaatkan oleh pelajar sebagai media literasi dan kaderisasi. Dengan begitu, pelajar NU tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki tradisi membaca dan menulis yang kuat,” tambahnya.

Baca Juga  Indonesia–Rusia Sepakat Perkuat Kerja Sama Maritim dan Infrastruktur, Tandai 75 Tahun Hubungan Bilateral

Sementara itu, Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah cetak Majalah Mopdik merupakan bagian dari strategi penguatan literasi pelajar di lingkungan pendidikan Ma’arif.

Menurutnya, pada tahun 2025 Majalah Mopdik tercetak sekitar 18 ribu eksemplar, sedangkan pada tahun 2026 ditargetkan meningkat menjadi 30 ribu eksemplar.

“Namun bukan hanya jumlahnya yang kita perhatikan, kualitasnya juga harus dijaga. Tampilannya harus menarik dan ‘kece’ agar diminati para pelajar,” ujarnya.

Ia menambahkan, Majalah Mopdik diharapkan tidak hanya menjadi bacaan biasa, tetapi juga menjadi suplemen pengetahuan sekaligus media pembentukan karakter bagi pelajar Nahdlatul Ulama.

“Kami berharap banyak tulisan berasal dari kader IPNU dan IPPNU, sehingga majalah ini benar-benar menjadi ruang ekspresi serta kreativitas pelajar,” imbuhnya.

Baca Juga  Mendikdasmen : Dorong Literasi Keagamaan Lintas Budaya, Kunci Bangun Generasi Toleran di Indonesia

Pada kesempatan yang sama, Ketua PW Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Tengah, Dwi Sangita, turut menyampaikan dukungan terhadap penguatan literasi pelajar melalui Majalah Mopdik sebagai sarana internalisasi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah di kalangan generasi muda.

Rapat redaksi tersebut menjadi bagian dari langkah strategis LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah dalam meningkatkan produksi Majalah Mopdik, sekaligus memperkuat budaya literasi dan kaderisasi organisasi pelajar Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah.

Pewarta : Fuad Dwi
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Identitas Korban Hutan Darupono Terungkap, Kerap Bepergian Tanpa Tujuan
Gus Tommy Tekankan Pembinaan Atlet Kendal Harus Tetap Jalan Meski Anggaran Diperketat
Dari Buku Refleksi ke Panggung Nasional, Siswa SMPN 2 Cepiring Siap Tulis Puisi Bersama Menteri Abdul Mu’ti
KH Yusuf Chudlori Soroti Lemahnya Regulasi Day Care, Minta Evaluasi Total
Direktorat Pesantren Resmi Dibentuk, PKB Jateng: Pengakuan Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bertambah Jadi 14 Orang
92 Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur, 85 Selamat dan 7 Meninggal Dunia
KIP-K: Bantuan atau Investasi SDM? Refleksi Hardiknas dan Peran Strategis PDKN

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 16:12

Identitas Korban Hutan Darupono Terungkap, Kerap Bepergian Tanpa Tujuan

Rabu, 29 April 2026 - 15:50

Gus Tommy Tekankan Pembinaan Atlet Kendal Harus Tetap Jalan Meski Anggaran Diperketat

Rabu, 29 April 2026 - 08:01

Dari Buku Refleksi ke Panggung Nasional, Siswa SMPN 2 Cepiring Siap Tulis Puisi Bersama Menteri Abdul Mu’ti

Selasa, 28 April 2026 - 19:26

KH Yusuf Chudlori Soroti Lemahnya Regulasi Day Care, Minta Evaluasi Total

Selasa, 28 April 2026 - 16:23

Direktorat Pesantren Resmi Dibentuk, PKB Jateng: Pengakuan Sejarah Pendidikan Islam Indonesia

Berita Terbaru