Kempo Indonesia Berduka, Pendiri Perkemi Indra Kartasasmita Tutup Usia

- Pewarta

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto dokumentasi pendiri Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Indra Kartasasmita. (Istimewa/Wawasannews)

Foto dokumentasi pendiri Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Indra Kartasasmita. (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Dunia olahraga Indonesia berduka atas wafatnya pendiri Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi), Indra Kartasasmita, yang meninggal dunia pada Rabu pukul 01.29 WIB di Jakarta. Kepergian tokoh pelopor ini meninggalkan warisan panjang bagi perkembangan olahraga kempo di Tanah Air.

Di kutip dari antaranews.com, Kabar duka tersebut disampaikan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia. Rencananya, jenazah almarhum akan disemayamkan di Honbu atau Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Perkemi di Pondok Gede, Jakarta.

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian sosok yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam membangun fondasi olahraga kempo di Indonesia.

Menurutnya, almarhum tidak hanya menjadi pendiri organisasi, tetapi juga sosok pembina yang konsisten mengawal perkembangan atlet hingga akhir hayatnya. Semangatnya dalam memajukan olahraga tetap terlihat, bahkan saat kondisi kesehatan menurun.

“Almarhum mendirikan PB Perkemi dan terus aktif dalam proses pembinaan atlet hingga akhir hayatnya,” ujar Marciano.

Indra Kartasasmita dikenal sebagai salah satu tokoh penting yang membawa kempo berkembang dari komunitas kecil menjadi cabang olahraga yang diakui secara nasional. Bersama sejumlah tokoh lainnya, ia mendirikan organisasi kempo pada 2 Februari 1966 yang kemudian berkembang menjadi Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia.

Perjalanan panjang tersebut membuahkan hasil ketika kempo mulai dipertandingkan dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada 1970, sebelum akhirnya resmi menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 1977 di Jakarta.

Tak hanya di tingkat nasional, Perkemi juga aktif di kancah internasional sebagai bagian dari World Shorinji Kempo Organization yang berpusat di Jepang, memperluas kiprah kempo Indonesia di dunia.

Kepergian Indra Kartasasmita tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga besar Perkemi, tetapi juga bagi dunia olahraga nasional. Warisan nilai, semangat, dan dedikasi yang ditinggalkannya diharapkan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam mengembangkan olahraga kempo di Indonesia. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Lebih dari 48 Ribu Tenaga Kerja Terserap, KEK Kendal Terus Buka Peluang Kerja Baru
Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Kesehatan dan Bansos di Jatirejo, 50 Warga Terima Bantuan
Bantu Warga Hadapi Keterbatasan Air, Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Penyaluran Air Bersih
PMII Semarang Bahas Pelemahan Rupiah dan Stabilitas Ekonomi dalam Dialog Bersama Bank Indonesia
DPRD Jateng Minta Perikanan Jadi Prioritas, Nelayan Dinilai Belum Nikmati Besarnya Potensi Ekonomi Pesisir
Akumulasi Kemarahan Rakyat, PMII Kota Semarang Menggugat: 500 Massa Turun ke DPRD Jawa Tengah
Ribuan Warga Padati Kaliwungu, Karnaval Tahun Baru Islam 1448 H Berlangsung Meriah
Terobos Rob Sejauh 2 Kilometer, Kapolres Kendal Datangi Warga yang Masih Bertahan di Balok

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:45

Lebih dari 48 Ribu Tenaga Kerja Terserap, KEK Kendal Terus Buka Peluang Kerja Baru

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:02

Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Kesehatan dan Bansos di Jatirejo, 50 Warga Terima Bantuan

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:01

Bantu Warga Hadapi Keterbatasan Air, Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Penyaluran Air Bersih

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:00

PMII Semarang Bahas Pelemahan Rupiah dan Stabilitas Ekonomi dalam Dialog Bersama Bank Indonesia

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:22

DPRD Jateng Minta Perikanan Jadi Prioritas, Nelayan Dinilai Belum Nikmati Besarnya Potensi Ekonomi Pesisir

Berita Terbaru