Lelah dan Bingung Bukan Tanda Gagal

- Pewarta

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senin, ( istimewa/wawasannews )

Senin, ( istimewa/wawasannews )

OPINI, Wawasannews.com – Dalam perjalanan hidup, ada fase ketika seseorang merasa lelah tanpa sebab yang jelas. Tidak ada masalah besar yang tampak di permukaan, namun pikiran dan perasaan seolah kehilangan arah. Kondisi ini kerap dialami banyak orang, tetapi jarang dibicarakan karena dianggap sebagai tanda kelemahan atau kurangnya rasa syukur.

Padahal, rasa lelah dan kebingungan bukanlah kegagalan. Justru, hal tersebut merupakan sinyal bahwa seseorang sedang berada pada tahap evaluasi diri. Tekanan yang dirasakan tidak selalu berasal dari luar, melainkan dari tuntutan batin, ekspektasi lingkungan, serta dorongan untuk segera menentukan arah hidup. Ketika semua itu datang bersamaan, wajar jika seseorang merasa terhenti dan ragu melangkah.

Baca Juga  Kasus Sekjen Mahasiswa Masuk Laporan Pencemaran Nama Baik ke Polisi

Sering kali, solusi secara logika sudah diketahui, namun secara emosional belum siap dijalankan. Jarak antara akal dan kesiapan hati inilah yang membuat seseorang merasa buntu. Kondisi tersebut tidak seharusnya disikapi dengan menyalahkan diri sendiri, melainkan dengan memahami bahwa setiap individu memiliki proses dan waktu yang berbeda.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam situasi seperti ini, motivasi tidak selalu berarti melakukan perubahan besar. Terkadang, langkah kecil justru lebih bermakna: memberi ruang untuk bernapas, mengurangi tekanan yang tidak perlu, serta berani mengakui bahwa diri sedang lelah. Kesadaran semacam ini merupakan awal dari pemulihan dan pertumbuhan.

Penting bagi setiap orang untuk menyadari bahwa merasa tersesat bukan berarti kehilangan tujuan hidup. Kebingungan hari ini tidak menentukan masa depan selamanya. Selama seseorang masih mau bertahan, berpikir, dan perlahan melangkah, harapan tetap ada. Hidup bukan tentang seberapa cepat mencapai tujuan, melainkan tentang keberanian untuk terus bergerak meski arah belum sepenuhnya jelas.~mahkota jr~

Baca Juga  Refleksi Hari Santri 2025: Di Tengah Bising Dunia Maya, Santri Tetap Menjaga Cahaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Anak Pesisir Utara sampai di Ibu Kota
Keadilan Ekologis Dipertaruhkan: Saat Bencana Alam Menghantam Lingkungan dan Melumpuhkan Pendidikan
Ronaldo Memanas di Al Nassr, Manchester United Tutup Pintu Reuni Ketiga?
Layanan Medis Bergerak TNI Cegah Penyakit Pascabencana di Aceh dan Sumut
Produktivitas dan Konsistensi: Kunci Sukses yang Sering Terlupakan
Anak Bangsa Gugur di Bangku Sekolah, Negara ke Mana?
Waspada Virus Nipah, Kemenkes Imbau Masyarakat Hindari Konsumsi Buah Terbuka
HGU, Plasma, dan Keadilan Agraria di Patean yang Belum Terwujud

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:17

Anak Pesisir Utara sampai di Ibu Kota

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:57

Keadilan Ekologis Dipertaruhkan: Saat Bencana Alam Menghantam Lingkungan dan Melumpuhkan Pendidikan

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:44

Ronaldo Memanas di Al Nassr, Manchester United Tutup Pintu Reuni Ketiga?

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:23

Layanan Medis Bergerak TNI Cegah Penyakit Pascabencana di Aceh dan Sumut

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:32

Produktivitas dan Konsistensi: Kunci Sukses yang Sering Terlupakan

Berita Terbaru