Viral Tambang Galian C dan “Kendal Nggebal”, Satgas MBLB Bangkit dari Mati Suri

- Pewarta

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat lintas sektoral mengaktifkan Satgas MBLB di Aula Mapolres Kendal, Kamis (4/6).(Wawasannews)

Rapat lintas sektoral mengaktifkan Satgas MBLB di Aula Mapolres Kendal, Kamis (4/6).(Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Ramainya kritik masyarakat terkait dampak aktivitas tambang galian C yang viral di media sosial mendorong Pemerintah Kabupaten Kendal bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengambil langkah konkret. Salah satunya dengan mengaktifkan kembali Satuan Tugas Mineral Bukan Logam dan Batuan (Satgas MBLB) yang selama ini tidak berjalan optimal.

Keputusan tersebut mengemuka dalam Rapat Lintas Sektoral (Linsek) yang digelar di Aula Mapolres Kendal, Kamis (4/6/2026). Rapat tersebut membahas berbagai persoalan yang muncul akibat aktivitas pertambangan, termasuk keluhan masyarakat yang belakangan ramai disuarakan melalui media sosial dengan slogan “Kendal Nggebal”.

Ketua Satgas MBLB Kabupaten Kendal, Beny Karnadi, mengatakan pengaktifan kembali satgas merupakan bentuk respons terhadap berbagai masukan dan kritik masyarakat terkait dampak tambang galian C.

“Kita akan menyikapi dengan baik kritik dari masyarakat terkait dampak galian C yang viral di media sosial dengan kembali mengaktifkan Satgas MBLB,” kata Beny Karnadi usai rapat.

Beny yang juga menjabat Wakil Bupati Kendal menjelaskan, Satgas MBLB memiliki tugas melakukan penanganan berbagai persoalan yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan, mulai dari aspek lokasi tambang hingga dampak yang ditimbulkan kepada masyarakat.

Menurutnya, berbagai unggahan yang viral di media sosial, termasuk slogan “Kendal Nggebal” dan beredarnya foto dirinya bersama Bupati Kendal yang diedit seolah-olah bersimbah lumpur, menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Di era saat ini, kontrol media sosial menjadi sangat penting untuk meningkatkan kinerja bagi kami di pemerintahan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengawasan tidak hanya menyasar aktivitas penambangan, tetapi juga mencakup aspek legalitas usaha, kesesuaian peruntukan lahan, hingga aktivitas pengangkutan material tambang.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah operasional dump truk bertonase besar yang melintas di jalan dengan kapasitas tidak sesuai peruntukannya.

“Kita akan mendorong adanya penindakan berupa penilangan terhadap dump truk yang melintas di jalan yang tidak sesuai kapasitas jalannya. Dishub memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar mengatakan seluruh pemangku kepentingan sepakat bahwa persoalan tambang galian C harus ditangani secara bersama-sama dan terintegrasi.

Menurutnya, penyelesaian masalah tidak dapat dilakukan secara parsial karena persoalan tambang melibatkan berbagai aspek yang saling berkaitan.

“Permasalahan tambang galian C akan menjadi tanggung jawab bersama. Para stakeholder akan secara terpadu menyelesaikan berbagai persoalan dari hulu sampai hilir, sehingga tidak ada lagi penyelesaian yang dilakukan secara parsial,” ujarnya.

Kapolres berharap pengaktifan kembali Satgas MBLB dapat memperkuat pengawasan terhadap aktivitas pertambangan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Kendal.

“Kami mohon dukungan dari masyarakat agar upaya ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang lebih baik ke depan,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PKB Kendal Gelar Ta’aruf dan Upgrading Pengurus, Bidik Hattrick Pemilu 2029
Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal
Dengar Aspirasi Warga, Ketua Komisi C DPRD Kendal Dorong Program Agroforestry untuk Kurangi Risiko Banjir dan Longsor
Kendal Open Fair 2026 Ditutup dengan Kendal Bersholawat, Dikunjungi 462 Ribu Orang dan Catat Omzet Rp60,65 Miliar
Petani Muda Kendal Disiapkan Hadapi Era Pertanian Modern Berbasis AI
Usai Dipanggil Polda Jateng, DPRD Kendal Minta Mora Sandhy Tak Ikuti Agenda Kedewanan Sementara
PSIS Semarang Resmi Pertahankan Raffinha, Penyerang Brasil Ini Siap Antar Mahesa Jenar Kejar Promosi
Ketua DPRD Kendal: Hari Jadi ke-421 Harus Jadi Momentum Pemerataan Pembangunan dan Pelestarian Lingkungan

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:56

PKB Kendal Gelar Ta’aruf dan Upgrading Pengurus, Bidik Hattrick Pemilu 2029

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:42

Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:54

Dengar Aspirasi Warga, Ketua Komisi C DPRD Kendal Dorong Program Agroforestry untuk Kurangi Risiko Banjir dan Longsor

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:58

Kendal Open Fair 2026 Ditutup dengan Kendal Bersholawat, Dikunjungi 462 Ribu Orang dan Catat Omzet Rp60,65 Miliar

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:45

Petani Muda Kendal Disiapkan Hadapi Era Pertanian Modern Berbasis AI

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI, Andi Nur Alam Syah, menyerahkan secara simbolis bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat kunjungan kerja di Dukuh Saren, Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Kamis (30/7/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Jawa Tengah

Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal

Jumat, 31 Jul 2026 - 07:42