KENDAL, Wawasannews.com – Panitia Pimpinan Ranting (PR) IPNU IPPNU Desa Sukolilan sukses menggelar kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) Mandiri sebagai jenjang awal kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 27–28 Desember 2025, bertempat di MI NU 44 Desa Sukolilan, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal.
MAKESTA Mandiri ini menjadi wujud komitmen PR IPNU IPPNU Sukolilan dalam menyiapkan kader pelajar NU yang berideologi Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah. Sejak hari pertama hingga penutupan, kegiatan berjalan tertib, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan.
Antusiasme peserta tampak jelas sepanjang kegiatan. Meski agenda berlangsung padat hingga malam hari, para peserta tetap mengikuti rangkaian acara dengan penuh kesungguhan. Rasa lelah dan kantuk yang dirasakan tidak menyurutkan semangat mereka untuk bertahan hingga seluruh materi dan proses kaderisasi selesai.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Peserta sangat antusias dari awal hingga akhir. Walaupun banyak yang mengantuk dan lelah, mereka tetap berusaha mengikuti kegiatan sampai tuntas,” ujar salah satu panitia pelaksana.
Pelaksanaan MAKESTA Mandiri ini juga mendapat dukungan penuh dari Badan Otonom (Banom) NU. Kehadiran dan support Banom NU memberikan warna tersendiri dalam jalannya kegiatan, sekaligus memperkuat nilai sinergi antar struktur organisasi di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Dengan dukungan tersebut, proses kaderisasi berjalan lebih terarah dan sistematis. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi keorganisasian, tetapi juga penguatan ideologis, wawasan ke-NU-an, serta pembinaan karakter sebagai pelajar NU yang berakhlak dan berjiwa khidmah.

Ketua PAC IPNU Patebon, Ahmad Krisna Aditiya, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya MAKESTA Mandiri oleh PR IPNU IPPNU Desa Sukolilan. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai langkah nyata dalam memperkuat basis kaderisasi di tingkat ranting.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan MAKESTA Mandiri yang dilaksanakan oleh PR IPNU IPPNU Desa Sukolilan. Ini menunjukkan semangat kemandirian, militansi, dan keseriusan dalam mencetak kader pelajar NU yang berkualitas,” ungkapnya.
Menurutnya, MAKESTA merupakan tahap awal yang sangat penting dalam proses kaderisasi IPNU IPPNU. Melalui MAKESTA, pelajar NU dibentuk jati dirinya agar memiliki disiplin, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan dalam berorganisasi.
Lebih dari itu, MAKESTA menjadi ruang tumbuh bagi pelajar NU untuk belajar nilai-nilai kepemimpinan, loyalitas organisasi, serta kesiapan berkhidmah kepada agama, masyarakat, dan bangsa. Diharapkan, kader-kader yang lahir dari MAKESTA Mandiri ini mampu menjadi generasi penerus NU yang berkarakter, berintegritas, dan siap berperan aktif di tengah masyarakat. (fad)








