Pemakzulan Bupati Sudewo Tak Berlanjut, Massa di Alun-alun Pati Bubarkan Diri

- Pewarta

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana alun-alun Pati setelah sidang Parnipura DPRD

Suasana alun-alun Pati setelah sidang Parnipura DPRD

Wawasannews — Massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu akhirnya membubarkan diri setelah DPRD Kabupaten Pati memutuskan untuk tidak melanjutkan proses pemakzulan terhadap Bupati Pati, Sudewo. Aksi yang sebelumnya berlangsung di sekitar Alun-alun Pati itu berakhir damai pada Jumat (31/10/2025) malam.

Pantauan di lapangan menunjukkan, sekitar pukul 18.30 WIB, situasi di sekitar Alun-alun Pati telah kembali kondusif. Sebelumnya, massa sempat melakukan aksi berkeliling di area alun-alun setelah mendengar keputusan sidang paripurna DPRD Pati yang menetapkan Bupati Sudewo tidak dimakzulkan. Usai aksi tersebut, massa bergerak meninggalkan lokasi dan dikabarkan menuju ke jalur Pantura Pati. Aparat kepolisian juga terlihat melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas agar situasi tetap terkendali.

Keputusan DPRD Pati itu diambil setelah melalui rapat paripurna penyampaian hasil hak angket terhadap kebijakan Bupati Sudewo. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menjelaskan bahwa dari tujuh fraksi di DPRD, hanya Fraksi PDI Perjuangan yang menghendaki pemakzulan. Sementara enam fraksi lainnya — yakni Gerindra, PPP, PKB, Demokrat, dan Golkar — lebih memilih memberikan rekomendasi perbaikan kinerja kepada Bupati Sudewo.

“Sebanyak 36 anggota DPRD Pati sepakat agar Bupati memperbaiki kinerjanya ke depan. Hasil rapat paripurna hak angket menyatakan pendapat berupa rekomendasi kinerja, bukan pemakzulan,” ujar Ali Badrudin selepas sidang.

Dengan keputusan ini, DPRD Pati berharap agar Pemerintah Kabupaten Pati dapat memperbaiki tata kelola pemerintahan serta meningkatkan pelayanan publik demi kepentingan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa S1 untuk Guru, Dorong Kualitas Pendidikan Lebih Merata
Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi
KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja
DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar
Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM
Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan
BUMDes Tanjungmojo Panen Semangka Perdana, Bupati Kendal Dorong Jadi Komoditas Unggulan

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:57

Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa S1 untuk Guru, Dorong Kualitas Pendidikan Lebih Merata

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:53

KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:29

DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:23

Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM

Berita Terbaru