Tito Karnavian Jelaskan Alasan Absen Rapat DPR, Utamakan Tugas Negara

- Pewarta

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi II DPR RI menggelar rapat kerja dan rapat dengar pendapat dengan Menteri Dalam Negeri sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan Tito Karnavian serta Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Komisi II DPR RI menggelar rapat kerja dan rapat dengar pendapat dengan Menteri Dalam Negeri sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan Tito Karnavian serta Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan penjelasan terkait ketidakhadirannya dalam sejumlah rapat bersama Komisi II DPR RI dalam beberapa waktu terakhir.

Di kutip dari antaranews.com, Dalam rapat kerja yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, Tito menyampaikan bahwa ketidakhadirannya disebabkan oleh sejumlah tugas kenegaraan yang harus diprioritaskan, termasuk mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai agenda penting.

Ia menjelaskan, beberapa agenda tersebut di antaranya kunjungan kerja Presiden hingga penanganan langsung wilayah terdampak bencana di sejumlah daerah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir 2025.

“Sejumlah agenda Komisi II bersamaan dengan kegiatan Presiden yang mengharuskan saya hadir, termasuk program Sekolah Rakyat di Bekasi yang melibatkan peran strategis Kemendagri,” ungkapnya.

Baca Juga  Dewa United Juara IBL 2025, Michael Ow: Kami Ingin ‘Back to Back’!

Tito juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat ditugaskan langsung oleh Presiden untuk turun ke lapangan saat terjadi bencana banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatera. Bahkan, ia dipercaya sebagai Kepala Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di kawasan tersebut.

Selain faktor tugas, Tito menyebut undangan rapat dari DPR kerap diterimanya dalam waktu yang cukup singkat, sehingga menyulitkan penyesuaian jadwal.

Meski tidak dapat hadir secara langsung, ia memastikan bahwa perwakilan kementerian tetap mengikuti rapat melalui kehadiran wakil menteri.

“Kami selalu menugaskan para wakil menteri untuk menghadiri rapat sebagai bentuk komitmen terhadap koordinasi dengan DPR,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tito juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya serta menegaskan bahwa hal tersebut bukan bentuk ketidakhormatan terhadap DPR RI.

Baca Juga  Bruno Fernandes Kian Bersinar, Assist Krusial Antar Manchester United Kalahkan Chelsea

“Saya mohon maaf apabila ada hal yang kurang berkenan. Tidak ada niat untuk tidak menghargai, namun ini murni karena penugasan yang harus dijalankan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menyampaikan apresiasi atas kehadiran Mendagri dalam rapat kerja kali ini. Ia juga mengakui bahwa selama ini pihaknya kerap menyinggung ketidakhadiran Tito dalam forum rapat.

Rapat kerja tersebut turut membahas berbagai agenda strategis, mulai dari program kerja Kemendagri, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), hingga Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk tahun 2026, termasuk tindak lanjut hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2025.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan DPR RI dapat terus terjaga dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pembangunan nasional. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kecelakaan Pikap dan Motor di Boja Diselesaikan Secara Restorative Justice di Satlantas Polres Kendal
Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Dibuka, Akses Warga Tembelang Kini Lebih Mudah
Anggota DPRD Kendal Sebut Jagung SPHP Bantu Ringankan Beban Peternak Ayam
Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional
341 Ribu Anak Tak Sekolah, Zainudin PKB: Jateng Hadapi Darurat Pendidikan 2026
Ponpes Darul Muqorrobin Cetak Dua Hafidz Baru, Satu Santri Datang dari Batam
Tak Hanya WNA, Imigrasi Kejar 15 Sponsor Sindikat Judi Online Internasional
Harga Pangan Nasional Masih Membara, Cabai Rawit Tembus Rp74 Ribu per Kg

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:47

Kecelakaan Pikap dan Motor di Boja Diselesaikan Secara Restorative Justice di Satlantas Polres Kendal

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:55

Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Dibuka, Akses Warga Tembelang Kini Lebih Mudah

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:32

Anggota DPRD Kendal Sebut Jagung SPHP Bantu Ringankan Beban Peternak Ayam

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:54

Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:50

341 Ribu Anak Tak Sekolah, Zainudin PKB: Jateng Hadapi Darurat Pendidikan 2026

Berita Terbaru