Prabowo Dorong Reformasi Menyeluruh di Lembaga Penegak Hukum

- Pewarta

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Merah Putih KPK. (Istimewa/Wawasannews)

Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Merah Putih KPK. (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Presiden Prabowo Subianto mendorong reformasi menyeluruh di lembaga penegak hukum sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem hukum nasional. Reformasi tersebut disebut tidak hanya menyasar institusi kepolisian, tetapi juga lembaga penegak hukum lain hingga sektor kekuasaan kehakiman.

Arahan itu disampaikan Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie usai melaporkan hasil kerja komisinya kepada Presiden di Istana Merdeka, Jakarta. (Di lansir dari antaranews).

Menurut Jimly, Presiden menilai reformasi yang telah berjalan selama lebih dari dua dekade pasca-Reformasi 1998 perlu diperkuat melalui evaluasi menyeluruh terhadap sistem penegakan hukum di Indonesia.

“Yang perlu kita reformasi bukan cuma polisi, tetapi juga lembaga-lembaga penegak hukum lainnya sampai kekuasaan kehakiman,” ujar Jimly menyampaikan arahan Presiden.

Ia menjelaskan, reformasi yang dimaksud tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan aparat, seperti kenaikan gaji, melainkan juga pembenahan sistem, tata kelola, dan penguatan integritas institusi secara terpadu.

Langkah reformasi tersebut disebut akan dimulai dari institusi Polri sebelum diperluas ke lembaga penegak hukum lainnya. Pemerintah berharap pembenahan itu mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem hukum nasional.

Merespons arahan tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan secara berkelanjutan telah melakukan evaluasi internal terhadap kinerja lembaga.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan evaluasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat biro dan direktorat, kemudian dievaluasi di level pimpinan hingga dewan pengawas.

Menurut KPK, evaluasi berkelanjutan menjadi bagian penting dalam memperkuat kinerja kelembagaan sekaligus mempercepat proses perbaikan internal. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas
243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas
Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi
Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar
Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026
Celurit 2 Meter dan Corbek 1,5 Meter Disita, Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Kendal
IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni
Warga Binaan Lapas Plantungan Belajar Restorative Justice dan Hak Hukum

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:56

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas

Rabu, 30 September 2026 - 16:37

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas

Rabu, 30 September 2026 - 15:29

Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 13:00

Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 12:10

Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Secret Link