Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq Soroti Pertumbuhan Ekonomi Kendal 7,9 Persen yang Belum Sepenuhnya Menyentuh Desa

- Pewarta

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq menyampaikan sambutan saat menghadiri kegiatan perluasan kesempatan kerja melalui program pemberdayaan masyarakat berbasis padat karya infrastruktur di Kabupaten Kendal, Rabu 13/05/2026. (Istimewa/Wawasannews).

Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq menyampaikan sambutan saat menghadiri kegiatan perluasan kesempatan kerja melalui program pemberdayaan masyarakat berbasis padat karya infrastruktur di Kabupaten Kendal, Rabu 13/05/2026. (Istimewa/Wawasannews).

KENDAL, Wawasannews.com – Tingginya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal yang mencapai 7,9 persen pada 2025 belum sepenuhnya berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat desa. Kondisi ini menjadi sorotan Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq saat menghadiri kegiatan perluasan kesempatan kerja melalui program pemberdayaan masyarakat berbasis padat karya infrastruktur.

Mahfud menilai, laju pertumbuhan ekonomi Kendal yang melampaui rata-rata nasional dan Jawa Tengah merupakan capaian positif. Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan tersebut tidak boleh hanya terkonsentrasi di kawasan industri, melainkan juga harus dirasakan masyarakat kecil, khususnya di sektor pertanian dan pekerja informal.

“Pertumbuhan ekonomi Kendal memang sangat baik, tetapi tantangannya adalah bagaimana manfaat pembangunan ini bisa dirasakan lebih merata oleh masyarakat, terutama warga desa yang belum sepenuhnya terserap sektor industri,” ujarnya.

Baca Juga  Hadiri Konferancab Sukorejo, Ketua DPRD Kendal Tekankan Peran Strategis IPNU–IPPNU

Menurutnya, selama ini pertumbuhan ekonomi Kendal banyak ditopang sektor industri yang berkembang pesat seiring masuknya investasi dan berkembangnya kawasan industri. Di sisi lain, sektor pertanian yang menjadi penopang ekonomi masyarakat desa masih tumbuh lebih lambat.

Karena itu, program padat karya dinilai menjadi langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Selain membuka lapangan kerja sementara bagi warga, program ini juga mendukung pembangunan infrastruktur desa yang lebih bermanfaat.

“Melalui program padat karya, masyarakat tidak hanya memperoleh tambahan penghasilan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam pembangunan lingkungan sekitar,” jelasnya.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan edukasi kepada masyarakat terkait perlindungan sosial bagi pekerja formal maupun informal.

Baca Juga  Mendikdasmen : Dorong Literasi Keagamaan Lintas Budaya, Kunci Bangun Generasi Toleran di Indonesia

Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Nurul menjelaskan, masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan terhadap risiko kerja dan jaminan sosial bagi pekerja, termasuk pekerja informal.

“Pekerja mandiri seperti petani, nelayan, pedagang, hingga tukang ojek juga bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Iurannya terjangkau, tetapi manfaat perlindungannya sangat penting untuk mengurangi risiko saat bekerja,” ujar Nurul.

Ia berharap masyarakat semakin sadar pentingnya memiliki perlindungan kerja, terutama di tengah tingginya aktivitas ekonomi dan mobilitas pekerja di Kabupaten Kendal.

Pewarta : Fuad
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Paspro, Dua Pendamping Tewas
Banser Jateng Bekali Kader Kendal Hadapi Era Digital di Hari Kedua PKL dan SUSBALAN
Viral Unggahan Pocong Keliling Kampung di Kendal, Polisi Imbau Warga Waspada Hoaks
Silatnas Pelestari Manuskrip Islam Nusantara Digelar di Kaliwungu, 22 Naskah Kuno Ulama Kendal Teridentifikasi
Musancab, PDI Perjuangan Jateng Tata Struktur PAC di Kendal
PKL dan SUSBALAN Ansor Kendal Dibuka di Limbangan, Diikuti 209 Kader dari Berbagai Wilayah
Komisi C DPRD Kendal Sidak Pengerukan Tanah di Sepetek, Soroti Jalan Licin dan Muatan Truk Berlebih
Harga Emas Antam Turun Rp12 Ribu, Buyback Ikut Melemah

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:52

Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Paspro, Dua Pendamping Tewas

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:54

Banser Jateng Bekali Kader Kendal Hadapi Era Digital di Hari Kedua PKL dan SUSBALAN

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:22

Viral Unggahan Pocong Keliling Kampung di Kendal, Polisi Imbau Warga Waspada Hoaks

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:58

Silatnas Pelestari Manuskrip Islam Nusantara Digelar di Kaliwungu, 22 Naskah Kuno Ulama Kendal Teridentifikasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:51

PKL dan SUSBALAN Ansor Kendal Dibuka di Limbangan, Diikuti 209 Kader dari Berbagai Wilayah

Berita Terbaru