Silaturahim dan Buka Puasa PWNU–PKB Jateng Perkuat Sinergi Kawal Kebijakan Pro Rakyat

- Pewarta

Minggu, 15 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Silaturahim dan buka puasa bersama PWNU Jawa Tengah dan DPW PKB Jawa Tengah di kediaman Ketua PWNU Jateng, Tambakharjo Semarang, Ahad (15/3/2026). Foto: Istimewa/Wawasannews

Silaturahim dan buka puasa bersama PWNU Jawa Tengah dan DPW PKB Jawa Tengah di kediaman Ketua PWNU Jateng, Tambakharjo Semarang, Ahad (15/3/2026). Foto: Istimewa/Wawasannews

SEMARANG, Wawasannews – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat sinergi antara Nahdlatul Ulama dan Partai Kebangkitan Bangsa di Jawa Tengah. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan silaturahim dan buka puasa bersama antara Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut digelar pada Ahad, 25 Ramadan 1447 H atau bertepatan dengan 15 Maret 2026, di kediaman Ketua PWNU Jawa Tengah di kawasan Tambakharjo, Semarang Barat. Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan dengan dihadiri para kiai, jajaran pengurus PWNU Jateng, pengurus DPW PKB Jateng, anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah, serta sejumlah tokoh Nahdliyin.

Baca Juga  Indonesia–Rusia Sepakati Kerja Sama Strategis di Sektor Infrastruktur dan Kemaritiman

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya pengawalan terhadap berbagai kebijakan publik, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan yang dinilai sangat menentukan kualitas kehidupan masyarakat.

“Pengawalan kebijakan pendidikan dan kesehatan di Jawa Tengah harus benar-benar dilakukan dengan baik. Warga Jawa Tengah, khususnya Nahdliyin, sangat membutuhkan kebijakan yang berpihak dan memberi manfaat nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Jawa Tengah Sarif Abdillah menyoroti tantangan geopolitik yang saat ini turut memengaruhi arah kebijakan di tingkat nasional maupun daerah. Dalam situasi tersebut, ia menegaskan komitmen PKB untuk tetap berada di garis depan dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

Baca Juga  Menbud Fadli Zon Dorong Jagung Bose dan Se’i Sapi Jadi Sumber Pangan Nasional

“Di tengah berbagai tantangan geopolitik dan dinamika global, PKB tetap berkomitmen menjadi pengawal kebijakan pro rakyat, baik di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, maupun sektor lainnya,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara PKB dan Nahdlatul Ulama merupakan kekuatan moral dan sosial yang penting dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah, KH Ubaidullah Shodaqoh, turut menegaskan bahwa sejak awal berdiri, PKB memiliki kedekatan historis dan ideologis dengan Nahdlatul Ulama. Menurut pengasuh Pondok Pesantren Al Itqon Bugen, Tlogosari, Semarang itu, PKB selama ini berada di garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan konstituen, khususnya warga Nahdliyin, dalam berbagai kebijakan.

Baca Juga  Pemprov Jateng Siapkan THR untuk 13 Ribu PPPK Paruh Waktu

“PKB selalu menjadi yang pertama dalam memperjuangkan kepentingan Nahdliyin. Karena itu PKB harus selalu siap, 24 jam, ketika ditimbali oleh Nahdlatul Ulama,” ungkapnya.

Kegiatan silaturahim dan buka puasa bersama tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi moral antara ulama dan umara dalam mengawal kepentingan masyarakat luas, khususnya warga Nahdliyin di Jawa Tengah.

Pewarta : Irfan/Fuad
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Identitas Korban Hutan Darupono Terungkap, Kerap Bepergian Tanpa Tujuan
Gus Tommy Tekankan Pembinaan Atlet Kendal Harus Tetap Jalan Meski Anggaran Diperketat
Dari Buku Refleksi ke Panggung Nasional, Siswa SMPN 2 Cepiring Siap Tulis Puisi Bersama Menteri Abdul Mu’ti
KH Yusuf Chudlori Soroti Lemahnya Regulasi Day Care, Minta Evaluasi Total
Direktorat Pesantren Resmi Dibentuk, PKB Jateng: Pengakuan Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bertambah Jadi 14 Orang
92 Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur, 85 Selamat dan 7 Meninggal Dunia
KIP-K: Bantuan atau Investasi SDM? Refleksi Hardiknas dan Peran Strategis PDKN

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 16:12

Identitas Korban Hutan Darupono Terungkap, Kerap Bepergian Tanpa Tujuan

Rabu, 29 April 2026 - 15:50

Gus Tommy Tekankan Pembinaan Atlet Kendal Harus Tetap Jalan Meski Anggaran Diperketat

Rabu, 29 April 2026 - 08:01

Dari Buku Refleksi ke Panggung Nasional, Siswa SMPN 2 Cepiring Siap Tulis Puisi Bersama Menteri Abdul Mu’ti

Selasa, 28 April 2026 - 19:26

KH Yusuf Chudlori Soroti Lemahnya Regulasi Day Care, Minta Evaluasi Total

Selasa, 28 April 2026 - 16:23

Direktorat Pesantren Resmi Dibentuk, PKB Jateng: Pengakuan Sejarah Pendidikan Islam Indonesia

Berita Terbaru