Buruh Kendal Minta Dukungan DPRD untuk Penetapan UMSK 2026

- Pewarta

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq memberikan keterangan kepada wartawan usai menerima perwakilan Dewan Buruh Kabupaten Kendal di ruang kerjanya, (1/12/25). Dok pribadi. (Wawasannews)

Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq memberikan keterangan kepada wartawan usai menerima perwakilan Dewan Buruh Kabupaten Kendal di ruang kerjanya, (1/12/25). Dok pribadi. (Wawasannews)

Kendal, Wawasannews.com – Belum adanya kepastian penerapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Kendal tahun 2026 mendorong perwakilan buruh kembali menyuarakan aspirasinya. Mereka mendatangi Ketua DPRD Kendal untuk meminta dukungan politik agar UMSK segera memiliki kejelasan dan dapat diterapkan tahun depan.

Ketua Dewan Buruh Kabupaten Kendal, Sudarmaji, menjelaskan bahwa hingga awal Desember ini belum tercapai titik temu terkait implementasi UMSK, meski sebelumnya perwakilan buruh sudah bertemu dengan Bupati Kendal.

“Kemarin, hari Jumat 28 Desember 2025, kami sudah beraudiensi dengan Bupati. Tapi sampai sekarang tetap belum ada hasilnya,” ujar Sudarmaji usai berdialog dengan Ketua DPRD Kendal, Senin (1/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, dukungan legislatif sangat penting untuk menguatkan posisi regulasi dan memastikan bahwa upah sektoral benar-benar bisa direalisasikan. Menurutnya, UMSK merupakan instrumen penting untuk menjamin keadilan pengupahan di berbagai sektor industri dan jasa di Kendal.

“Kami mengharapkan dukungan politik dari seluruh anggota DPRD Kendal agar UMSK 2026 dapat ditetapkan. Ini bukan hanya kepentingan buruh, tetapi juga bagian dari upaya memastikan upah yang layak bagi masyarakat Kendal,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, menegaskan bahwa dewan memiliki komitmen untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam isu pengupahan.

“Yang paling mendasar adalah cita-cita kami agar rakyat sejahtera. Salah satu ukurannya adalah upah, termasuk KHL (Kebutuhan Hidup Layak) dan UMSK yang sedang diperjuangkan teman-teman buruh,” kata Mahfud.

Ia melihat, secara potensi, Kendal memiliki peluang untuk menjadi salah satu daerah yang berani mengambil langkah maju dalam penerapan UMSK, meski belum banyak kabupaten/kota lain yang menerapkannya.

“Ini bisa menjadi dorongan bersama. Ada keberpihakan yang harus dijaga, baik kepada pekerja maupun pengusaha, agar iklim hubungan industrial tetap sehat,” tandasnya.

Melalui dialog antara buruh dan DPRD ini, diharapkan proses pembahasan UMSK 2026 dapat berjalan lebih konstruktif, dengan mempertimbangkan kepentingan pekerja, dunia usaha, dan keberlanjutan investasi di Kabupaten Kendal. (ags)

Berita Terkait

Angka Kecelakaan Turun Saat Operasi Zebra Candi 2025
DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD
Hampir 850 Ribu Warga Mengungsi, Korban Jiwa Banjir Bandang Tiga Provinsi Tembus 867 Orang
Prabowo Jelaskan Alasan Borong Alutsista: 50 Helikopter Dikerahkan ke Daerah Bencana
Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi
Kemenkes Kebut Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Wilayah Bencana Sumatra
Jelang Pemilu 2029, Puan Minta Media Jaga Ruang Publik Tetap Sehat dan Objektif
Menlu Sugiono Apresiasi Dukungan Negara Sahabat untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatra
Berita ini 6.978 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 13:45

Angka Kecelakaan Turun Saat Operasi Zebra Candi 2025

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:40

DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD

Sabtu, 6 Desember 2025 - 16:22

Hampir 850 Ribu Warga Mengungsi, Korban Jiwa Banjir Bandang Tiga Provinsi Tembus 867 Orang

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:42

Prabowo Jelaskan Alasan Borong Alutsista: 50 Helikopter Dikerahkan ke Daerah Bencana

Sabtu, 6 Desember 2025 - 14:07

Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi

Berita Terbaru

Petugas Satlantas Polres Kendal saat mengatur arus lalu-lintas di depan Masjid Mujahidin Kendal (Istimewa/Wawasannews)

Jawa Tengah

Angka Kecelakaan Turun Saat Operasi Zebra Candi 2025

Senin, 8 Des 2025 - 13:45