Sekolah Terendam Banjir, Puluhan Siswa di Kendal Terpaksa Diliburkan

- Pewarta

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi halaman sekolah yang terendam banjir di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Senin (19/1/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Kondisi halaman sekolah yang terendam banjir di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Senin (19/1/2026). (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Puluhan sekolah di Kabupaten Kendal terpaksa meliburkan siswa setelah bangunan sekolah terendam banjir sejak Sabtu lalu. Seiring kondisi banjir yang mulai berangsur surut, proses pembersihan sekolah terdampak mulai dilakukan pada Senin (19/1/2026) pagi agar aktivitas belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal, banjir merendam puluhan sekolah negeri maupun swasta yang tersebar di sejumlah kecamatan. Di Kecamatan Kendal tercatat sebanyak 12 SMP dan 16 SD terdampak. Sementara di Kecamatan Rowosari terdapat enam sekolah terdampak, Kecamatan Brangsong 16 SD, Kecamatan Ringinarum satu TK/PAUD, Kecamatan Kaliwungu empat SD, Kecamatan Pegandon dua SD, serta Kecamatan Ngampel dua sekolah.

Sejumlah sekolah yang terdampak cukup parah di antaranya SMP Negeri 1 Kendal dan SD Negeri 2 Pegulon. Di kedua sekolah tersebut, air banjir sempat masuk dan merendam seluruh ruang kelas. Pembersihan lumpur sisa banjir dilakukan oleh penjaga sekolah dan para guru dengan dibantu petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal.

Kepala SD Negeri 2 Pegulon Kendal, Kholifah, menyampaikan bahwa banjir mulai menggenangi area sekolah sejak Sabtu lalu. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar terpaksa dihentikan sementara dan siswa diliburkan.

“Sejak Sabtu ruang kelas sudah terendam banjir sehingga pembelajaran tatap muka tidak memungkinkan. Untuk sementara, kegiatan belajar dilakukan secara daring oleh masing-masing guru,” ujar Kholifah.

Ia menambahkan, pihak sekolah telah mengamankan sejumlah aset penting seperti komputer dan buku pelajaran, sehingga tidak ada kerusakan signifikan pada fasilitas sekolah.

Sementara itu, petugas Damkar Kendal, Aput Eka Wartana, mengatakan pihaknya menerima banyak permintaan bantuan pembersihan lumpur dari sekolah-sekolah yang terdampak banjir. Sejak Senin pagi, Damkar bersama BPBD Kendal memprioritaskan pembersihan di lingkungan sekolah.

“Saat ini kami fokus membantu pembersihan di sekolah-sekolah agar kegiatan belajar mengajar bisa segera kembali normal. Untuk kantor pemerintahan yang juga terdampak, sementara belum kami tangani,” jelasnya.

Hingga Senin siang, proses pembersihan masih terus berlangsung di sejumlah sekolah terdampak. Pemerintah daerah berharap aktivitas pendidikan dapat segera pulih seiring normalnya kondisi lingkungan pascabanjir. (zdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PKB Kendal Gelar Ta’aruf dan Upgrading Pengurus, Bidik Hattrick Pemilu 2029
Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal
Dengar Aspirasi Warga, Ketua Komisi C DPRD Kendal Dorong Program Agroforestry untuk Kurangi Risiko Banjir dan Longsor
Kendal Open Fair 2026 Ditutup dengan Kendal Bersholawat, Dikunjungi 462 Ribu Orang dan Catat Omzet Rp60,65 Miliar
Petani Muda Kendal Disiapkan Hadapi Era Pertanian Modern Berbasis AI
Usai Dipanggil Polda Jateng, DPRD Kendal Minta Mora Sandhy Tak Ikuti Agenda Kedewanan Sementara
PSIS Semarang Resmi Pertahankan Raffinha, Penyerang Brasil Ini Siap Antar Mahesa Jenar Kejar Promosi
Ketua DPRD Kendal: Hari Jadi ke-421 Harus Jadi Momentum Pemerataan Pembangunan dan Pelestarian Lingkungan

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:56

PKB Kendal Gelar Ta’aruf dan Upgrading Pengurus, Bidik Hattrick Pemilu 2029

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:42

Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:54

Dengar Aspirasi Warga, Ketua Komisi C DPRD Kendal Dorong Program Agroforestry untuk Kurangi Risiko Banjir dan Longsor

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:58

Kendal Open Fair 2026 Ditutup dengan Kendal Bersholawat, Dikunjungi 462 Ribu Orang dan Catat Omzet Rp60,65 Miliar

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:45

Petani Muda Kendal Disiapkan Hadapi Era Pertanian Modern Berbasis AI

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI, Andi Nur Alam Syah, menyerahkan secara simbolis bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat kunjungan kerja di Dukuh Saren, Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Kamis (30/7/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Jawa Tengah

Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal

Jumat, 31 Jul 2026 - 07:42