Banjir Demak Meluas, Jumlah Pengungsi Capai 2.839 Jiwa

- Pewarta

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) di Jakarta Pusat pada Sabtu (4/4/2026) melaporkan jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah, terus bertambah menjadi 2.839 jiwa. (Istimewa/Wawasabbews)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) di Jakarta Pusat pada Sabtu (4/4/2026) melaporkan jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah, terus bertambah menjadi 2.839 jiwa. (Istimewa/Wawasabbews)

JAKARTA, Wawasannews.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah warga yang mengungsi akibat banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terus bertambah dan kini mencapai 2.839 jiwa.

Di kutip dari antaranews.com, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa para warga mengungsi di sejumlah titik akibat banjir yang dipicu tingginya intensitas hujan serta meluapnya Sungai Tuntang, yang juga menyebabkan beberapa tanggul jebol di wilayah terdampak.

Berdasarkan pendataan sementara, lokasi pengungsian tersebar di berbagai titik, di antaranya Masjid Babu Rohim Dukuh Solondoko sebanyak 200 jiwa, Masjid Rodhotul Janah Dukuh Solowere sebanyak 500 jiwa, Kantor Kecamatan Guntur 119 jiwa, serta Tanggul Gobang sekitar 400 jiwa. Selain itu, pengungsi juga berada di sejumlah balai desa, mushola, madrasah, dan rumah warga yang hingga kini masih dalam proses pendataan lanjutan.

BNPB juga melaporkan adanya sejumlah pengungsi yang mengalami sakit dan telah mendapatkan penanganan dari dinas kesehatan setempat.

Hasil kaji cepat di lapangan menunjukkan banjir berdampak pada delapan desa di empat kecamatan, yakni Kecamatan Guntur, Karangtengah, Wonosalam, dan Kebonagung.

Abdul Muhari menjelaskan, tanggul jebol terjadi di Kecamatan Guntur, tepatnya di Desa Trimulyo pada dua titik, yaitu di Dukuh Solondoko sepanjang kurang lebih 30 meter dan Dukuh Solowere sekitar 10 meter, serta di Desa Sidoharjo sepanjang kurang lebih 15 meter.

Akibat kondisi tersebut, genangan air di sejumlah wilayah cukup tinggi, terutama di Desa Trimulyo dan Desa Ploso dengan ketinggian mencapai 100 hingga 150 sentimeter. Bahkan, akses jalan di Desa Trimulyo tidak dapat dilalui kendaraan kecil.

Selain itu, limpasan air juga terjadi di beberapa wilayah lain seperti Desa Turitempel dan Desa Sumberejo di Kecamatan Guntur, serta Desa Solowire dan Desa Sarimulyo di Kecamatan Kebonagung, meskipun kondisinya dilaporkan masih relatif aman.

Bencana banjir ini juga menjadi perhatian Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Meski tengah berada di Manado dalam rangka penanganan gempa bumi magnitudo 7,6, ia langsung memerintahkan jajarannya untuk berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Tengah guna mengidentifikasi kebutuhan penanganan darurat.

Selain itu, personel BNPB juga telah dikerahkan ke lokasi terdampak untuk melakukan pendampingan dalam rangka percepatan penanganan darurat banjir di Kabupaten Demak. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gandeng Investor Singapura-India, Muhammadiyah Bangun Pabrik Obat Rp150 Miliar di Kendal
Polemik Perangkat Desa Kedunggading Potong Kabel Pengeras Suara Masjid Jadi Perhatian Kejari Kendal
Kerap Bolak-balik karena Berkas Belum Lengkap, Warga Kendal Kini Bisa Cek Syarat PBG dan SLF Online
Seragam PDU Baru TNI Diperkenalkan di HUT ke-81, Bawa Filosofi Beskap dan Kearifan Lokal
HUT ke-81 TNI, Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq: TNI Penjaga Rakyat, DPRD Siap Bersinergi Kawal Pembangunan
HUT TNI ke-81, Kapolres Kendal Dorong Soliditas TNI-Polri Jaga Kamtibmas
Rogoh Rp340,86 Miliar, Jababeka Caplok 51 Persen Saham Kawasan Industri Seafer Kendal, Siapkan Pengembangan 500 Hektare
Gara-gara Tantangan Medsos, Pelajar di Kendal Terlibat Tawuran hingga Berujung Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:54

Gandeng Investor Singapura-India, Muhammadiyah Bangun Pabrik Obat Rp150 Miliar di Kendal

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:40

Polemik Perangkat Desa Kedunggading Potong Kabel Pengeras Suara Masjid Jadi Perhatian Kejari Kendal

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:38

Kerap Bolak-balik karena Berkas Belum Lengkap, Warga Kendal Kini Bisa Cek Syarat PBG dan SLF Online

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:32

Seragam PDU Baru TNI Diperkenalkan di HUT ke-81, Bawa Filosofi Beskap dan Kearifan Lokal

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:53

HUT TNI ke-81, Kapolres Kendal Dorong Soliditas TNI-Polri Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru

Secret Link