IPNU Jateng Ingatkan Kemendikdasmen: Pendidikan Milik Semua Anak Bangsa

- Pewarta

Senin, 18 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETUA PW IPNU JATENG M. IRFAN KHAMID | SUMBER : MEDIA IPNUJATENG

KETUA PW IPNU JATENG M. IRFAN KHAMID | SUMBER : MEDIA IPNUJATENG

SEMARANG, WawasanNews– Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jawa Tengah, M. Irfan Khamid, mengingatkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) agar berhati-hati dalam menyusun kebijakan. Ia menilai, pendidikan merupakan hak semua anak bangsa, bukan hanya untuk segelintir kelompok masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Irfan saat diwawancarai Wawasannews pada Senin (18/8/2025). Ia menyoroti munculnya surat undangan dari Direktorat Sekolah Menengah Pertama Kemendikdasmen tertanggal 15 Agustus 2025 terkait kegiatan Bimbingan Teknis Pembelajaran Mendalam, Koding/KA, dan Penguatan Karakter untuk Region Jawa Tengah 2.

Undangan tersebut menuai kritik karena hanya ditujukan bagi sekolah dari organisasi keagamaan tertentu. Bahkan, dalam draf susunan acara sempat dicantumkan lagu khas organisasi tersebut. Meski akhirnya dibatalkan, menurut Irfan, langkah itu tetap menjadi catatan serius.
“Kalau kebijakan pendidikan dibuat eksklusif, itu bisa merusak rasa kebersamaan. Negara seharusnya hadir untuk semua, bukan untuk satu golongan,” ujarnya.

Irfan menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan ruang untuk menanamkan nilai toleransi, persatuan, dan karakter kebangsaan. Karena itu, setiap kebijakan harus bersifat inklusif.
“Kalau pendidikan dibuat diskriminatif, bagaimana mungkin generasi muda bisa belajar tentang persatuan? Justru pendidikan harus jadi jembatan untuk merawat keberagaman,” tegasnya.

Ketua PW IPNU Jateng itu berharap Kemendikdasmen membuka ruang dialog dengan seluruh pemangku kepentingan pendidikan, termasuk organisasi pelajar dan masyarakat sipil. “Kami tidak ingin ada pelajar yang merasa ditinggalkan. Pendidikan adalah hak semua, bukan hak segelintir orang,” pungkasnya. (Wwn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kapolres Kendal Sambangi Panti Asuhan Muhammadiyah Sutejo, Beri Santunan dan Motivasi Anak Yatim
Kontingen Kendal Siap Berlaga di Jambore Nasional 2026, Bawa Semangat Persatuan dan Swasembada Pangan
Kapolres Baru Sambangi Bawaslu Kendal, Ada Pesan Penting Jelang Pemilu yang Tak Boleh Diabaikan
DPRD Kendal Dukung KPXC 2026, Langit Kendal Jadi Panggung Paralayang Dunia
Kapolres Kendal Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Kabupaten Kendal
Ketua DPRD Kendal Kawal Program Padat Karya Infrastruktur, Perluas Kesempatan Kerja dan Perkuat Ekonomi Desa
Ketua DPRD Kendal Perkuat Sinergi dengan Polres, Sambut Kapolres Baru untuk Jaga Kondusivitas Daerah
Korwil Ikadin Jateng Apresiasi Regenerasi Pengurus, Dorong Soliditas Organisasi dan Penegakan Hukum

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:47

Kapolres Kendal Sambangi Panti Asuhan Muhammadiyah Sutejo, Beri Santunan dan Motivasi Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:15

Kontingen Kendal Siap Berlaga di Jambore Nasional 2026, Bawa Semangat Persatuan dan Swasembada Pangan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:00

Kapolres Baru Sambangi Bawaslu Kendal, Ada Pesan Penting Jelang Pemilu yang Tak Boleh Diabaikan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:54

DPRD Kendal Dukung KPXC 2026, Langit Kendal Jadi Panggung Paralayang Dunia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:41

Kapolres Kendal Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Kabupaten Kendal

Berita Terbaru

Secret Link