DPUPR Kendal Soroti Galian C dan Alih Fungsi Lahan sebagai Pemicu Sedimentasi Sungai dan Banjir

- Pewarta

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi banjir merendam permukiman warga di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Luapan air menggenangi jalan dan fasilitas umum akibat hujan yang turun dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir. (Istimewa/Wawasannews)

Kondisi banjir merendam permukiman warga di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Luapan air menggenangi jalan dan fasilitas umum akibat hujan yang turun dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Aktivitas tambang galian C serta alih fungsi lahan dinilai menjadi faktor yang mempercepat sedimentasi sungai dan berpotensi memicu banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Kendal. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal, Sudaryanto.

Menurut Sudaryanto, material hasil galian C yang terbawa aliran air hujan dapat mempercepat pendangkalan sungai. Kondisi ini menyebabkan daya tampung sungai berkurang sehingga air mudah meluap saat curah hujan tinggi.

“Galian C memang menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap percepatan sedimentasi sungai,” ujarnya.

Selain aktivitas pertambangan, alih fungsi lahan di kawasan hulu sungai juga turut berkontribusi terhadap meningkatnya sedimentasi. Ia mencontohkan daerah tangkapan air Sungai Kendal dan Kalibuntu, mulai wilayah Pegandon, Ngampel hingga Sojomerto, yang sebelumnya didominasi tanaman jati, kini banyak beralih menjadi tanaman jagung.

“Dulu kawasan tersebut ditanami jati, sekarang banyak berubah menjadi jagung. Ini juga mempengaruhi kondisi sungai,” ungkapnya.

Sudaryanto menekankan pentingnya mempertahankan tanaman keras di sekitar bantaran sungai sebagai sabuk hijau. Keberadaan tanaman keras dinilai mampu menyerap air lebih optimal sekaligus memperkuat struktur tanah agar tidak mudah tergerus erosi.

“Radius beberapa meter dari sungai seharusnya ditanami tanaman keras. Fungsinya sebagai penyaring alami sebelum air masuk ke sungai. Kalau dari hulu sampai sungai semuanya jagung, apalagi saat tanaman masih kecil, lumpur akan langsung terbawa ke sungai,” jelasnya.

Terkait penanganan banjir, DPUPR Kendal juga terus melakukan normalisasi sungai di sejumlah titik rawan. Salah satunya di Kali Aji yang selama ini dikenal sebagai kawasan langganan banjir.

“Sungai Aji di tengah permukiman sudah kita normalisasi meski cukup sulit. Untuk bagian tikungan hingga Pasar Gladak, akan kita lanjutkan normalisasi tahun ini. Harapannya ke depan banjir bisa diminimalisir,” pungkasnya. (fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PMII Cabang Semarang Gelar “Sekolah Riset” Bersama BRIDA Kota Semarang, Perkuat Tradisi Intelektual dan Kolaborasi Akademik
Hamili Penyandang Disabilitas, Oknum Perangkat Desa di Patean Divonis 12 Tahun
Petani di Kendal Gotong Royong Kendalikan Hama Tikus Jelang Panen
DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah
DPRD Kendal Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Cegah Kebakaran Melalui Sosialisasi
Satgas MBLB Kendal Hentikan Sementara Pengurukan Lahan di Arteri Kaliwungu, Utamakan Keselamatan dan Kepatuhan Perizinan
Gaji Ke-13 ASN Kendal Segera Cair, Pemkab Pastikan PNS dan PPPK Terima Pekan Ini
Polres Kendal Jemput Bola Cari Penderita TB Paru, Tracing Dilakukan dari Rumah ke Rumah

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:30

PMII Cabang Semarang Gelar “Sekolah Riset” Bersama BRIDA Kota Semarang, Perkuat Tradisi Intelektual dan Kolaborasi Akademik

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:01

Hamili Penyandang Disabilitas, Oknum Perangkat Desa di Patean Divonis 12 Tahun

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00

Petani di Kendal Gotong Royong Kendalikan Hama Tikus Jelang Panen

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:30

DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:57

DPRD Kendal Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Cegah Kebakaran Melalui Sosialisasi

Berita Terbaru

Jawa Tengah

DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:30