AHY Soroti Mahalnya Bahan Bangunan di Papua: Harga Semen Capai Rp1,5 Juta per Sak

- Pewarta

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) | (Wawasannews/SCA)

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) | (Wawasannews/SCA)

JAKARTA, Wawasannews.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyoroti masih beratnya tantangan pembangunan di kawasan Papua, terutama dalam hal ketersediaan dan harga bahan baku bangunan.

Menurut AHY, percepatan pembangunan di wilayah Papua membutuhkan perhatian dan dukungan serius dari pemerintah pusat agar dapat berjalan optimal. Salah satu persoalan yang mencuat dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama lima gubernur di Pulau Papua, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara, dan Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Vernando Wanggai adalah soal logistik dan bahan bangunan.

“Saat ini harga satu sak semen di wilayah Papua Pegunungan bisa mencapai Rp1 juta hingga Rp1,5 juta. Ini tentu sangat memberatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar dan membangun kehidupan yang layak,” ujar AHY usai Rakor di Kantor Kemenko IPK, Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Baca Juga  Prabowo Salurkan 140 Becak Listrik untuk Abang Becak di Kendal, Ringankan Beban dan Dorong Kesejahteraan

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

AHY menilai, mahalnya harga bahan bangunan di Papua disebabkan oleh sulitnya akses dan keterbatasan infrastruktur konektivitas. Hal ini berdampak langsung pada tingginya biaya logistik dan pembangunan di berbagai daerah.

“Oleh karena itu, penyelesaian proyek Trans Papua menjadi sangat penting. Jalur ini akan menjadi backbone konektivitas darat sekaligus penggerak utama pertumbuhan ekonomi di kawasan,” jelasnya.

Selain konektivitas darat, Rakor tersebut juga membahas integrasi jalur udara dan laut untuk memperluas akses logistik dan mobilitas masyarakat Papua. “Kita juga perlu memastikan mobilitas logistik berjalan lancar agar biaya pembangunan dan biaya hidup masyarakat semakin terjangkau,” tambah AHY.

Pertemuan itu turut membahas penyiapan infrastruktur dasar masyarakat, termasuk perumahan dan kawasan transmigrasi di wilayah Papua.

Baca Juga  Realisasi PAD Kendal 2024 Tak Penuhi Target

AHY menegaskan, pihaknya akan menggelar pertemuan lanjutan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) guna membahas implementasi proyek-proyek tersebut secara teknis.

“Yang berada di lapangan dan bekerja langsung adalah kedua kementerian itu. Kita akan menyusun timeline serta menentukan prioritas pembangunan dengan mempertimbangkan kesiapan anggaran dan kebutuhan masyarakat,” pungkas AHY.

Berita Terkait

Bupati Kendal Tinjau Pembangunan Jalan Desa Sendang Sikucing yang Dikeluhkan Puluhan Tahun
Harga Bawang Merah di Kendal Turun Jadi Rp25 Ribu per Kg, Ibu Rumah Tangga hingga Petani Lega
Usai Sidak Pasar, Zulhas Sapa Warga Kendal dan Bagikan Sembako
Zulhas Tinjau Pasar Kendal, Pastikan Stok Aman dan Harga Pangan Termurah
Jelang Akhir Tahun, Sungai Kendal Kembali Dipenuhi Sampah Usai Hujan Deras
Ketimpangan Aset Nasional Mengkhawatirkan, Muhammadiyah dan BMT Sidogiri Dinilai Jadi Solusi
Indosat Gandeng UMN Perkuat Literasi Digital UMKM dan Generasi Muda
UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp5.729.876, Pramono Anung Resmi Umumkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:11

Bupati Kendal Tinjau Pembangunan Jalan Desa Sendang Sikucing yang Dikeluhkan Puluhan Tahun

Senin, 5 Januari 2026 - 17:52

Harga Bawang Merah di Kendal Turun Jadi Rp25 Ribu per Kg, Ibu Rumah Tangga hingga Petani Lega

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:32

Usai Sidak Pasar, Zulhas Sapa Warga Kendal dan Bagikan Sembako

Rabu, 31 Desember 2025 - 13:52

Zulhas Tinjau Pasar Kendal, Pastikan Stok Aman dan Harga Pangan Termurah

Selasa, 30 Desember 2025 - 15:30

Jelang Akhir Tahun, Sungai Kendal Kembali Dipenuhi Sampah Usai Hujan Deras

Berita Terbaru