Polri Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus di Jakarta Pusat

- Pewarta

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Iluatrasi Polri menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Wawasannews

Foto Iluatrasi Polri menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Wawasannews

JAKARTA, Wawasannews.com — Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mulai menyelidiki kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.

Di kutip dari tribunnews, Penyelidikan kasus tersebut saat ini ditangani oleh Polres Metro Jakarta Pusat dengan dukungan dari Polda Metro Jaya. Polisi telah mengumpulkan sejumlah alat bukti di lokasi kejadian, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar tempat kejadian perkara.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan, rekaman CCTV tersebut tengah dianalisis untuk mengidentifikasi pelaku yang diduga berjumlah dua orang.

“Pengumpulan berbagai alat bukti digital, termasuk CCTV, saat ini masih dalam proses analisis lebih lanjut,” ujar Johnny kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).

Selain mengamankan rekaman CCTV, polisi juga telah memeriksa dua orang saksi yang memberikan pertolongan pertama kepada korban di lokasi kejadian. Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat kronologi serta mengungkap identitas pelaku.

Menurut Johnny, jumlah saksi yang diperiksa kemungkinan masih akan bertambah seiring dengan proses penyelidikan yang saat ini masih dalam tahap awal.

“Sejauh ini para saksi masih dalam proses pendalaman melalui wawancara. Saat ini baru dua orang yang diperiksa, namun kemungkinan akan berkembang karena penyelidikan masih di tahap awal,” jelasnya.

Sementara itu, korban Andrie Yunus saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Polisi juga telah meminta dilakukan visum awal terhadap korban yang mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh.

Secara terpisah, Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi setelah Andrie Yunus menghadiri kegiatan di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta, pada Kamis (12/3/2026) malam.

Menurutnya, korban diserang sesaat setelah mengikuti kegiatan podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” sekitar pukul 23.00 WIB.

Dari hasil pemeriksaan medis awal, Andrie Yunus dilaporkan mengalami luka bakar sekitar 24 persen pada beberapa bagian tubuh, terutama pada tangan, wajah, dada, serta area mata. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Peduli Lingkungan, Polres Kendal Tanam 100 Pohon di Pesisir Pantai Muara Kencan
Polres Kendal Ajak Warga Pidodo Kulon Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Disperinaker Kendal Siapkan Tenaga Kerja Lokal Kuasai Bahasa Mandarin
Ketua DPRD Kendal Terima Audiensi PD MES, Bahas Pengembangan Pariwisata Syariah
Dari Pesantren ke Pimpinan DPRD, Mahfud Sodiq Tekankan Pentingnya Kemandirian Santri
Gelapkan Upah Atlet dan Pelatih Rp798 Juta, Wakil Bendahara KONI Jadi Tersangka
Pintu Rumah Tak Terkunci, Honda Beat Milik Warga Kaliwungu Selatan Dicuri
Polres Kendal Gelar Silaturahmi dan Bakti Sosial, Perkuat Sinergi dengan Warga

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:24

Peduli Lingkungan, Polres Kendal Tanam 100 Pohon di Pesisir Pantai Muara Kencan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:18

Polres Kendal Ajak Warga Pidodo Kulon Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31

Disperinaker Kendal Siapkan Tenaga Kerja Lokal Kuasai Bahasa Mandarin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:00

Ketua DPRD Kendal Terima Audiensi PD MES, Bahas Pengembangan Pariwisata Syariah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:35

Dari Pesantren ke Pimpinan DPRD, Mahfud Sodiq Tekankan Pentingnya Kemandirian Santri

Berita Terbaru

Kondisi hutan di kawasan Sojomerto-Patean Kendal.(Istimewa)

Opini

Ancaman Krisis Ekologis Kawasan Perbukitan Kendal

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:01

Secret Link