jAKARTA, Wawasannews.com — Penyerang sayap Chelsea, Alejandro Garnacho, mengakui pertandingan melawan Wrexham AFC menjadi salah satu laga tersulit yang dijalani timnya musim ini, meski akhirnya menang 4-2 pada putaran kelima FA Cup 2025/2026.
Di kutip dari antaranews.com, Bermain di Stadion Racecourse Ground, Wrexham, Minggu dini hari WIB, pertandingan harus dilanjutkan hingga babak tambahan setelah kedua tim bermain imbang 2-2 di waktu normal.
“Ini salah satu pertandingan tersulit yang kami jalani musim ini. Pertandingannya benar-benar seperti pertarungan. Bermain di stadion seperti ini selalu berat, bahkan terkadang lebih sulit dibandingkan laga di Liga Inggris,” ujar Garnacho seperti dikutip dari laman resmi klub.
Pada babak tambahan waktu, Garnacho dan João Pedro masing-masing mencetak gol yang memastikan kemenangan tim berjuluk The Blues dengan skor akhir 4-2.
Chelsea sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Sam Smith pada menit ke-18. Namun mereka mampu menyamakan kedudukan setelah kiper Wrexham Arthur Okonkwo melakukan gol bunuh diri pada menit ke-40.
Tim tuan rumah kembali unggul melalui Callum Doyle pada menit ke-78 sebelum Chelsea menyamakan skor lewat gol Josh Acheampong pada menit ke-82 yang memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.
Di extra time, Garnacho mencetak gol pada menit ke-96 sebelum Joao Pedro memastikan kemenangan Chelsea lewat gol pada menit 120+5.
Garnacho mengaku bangga timnya mampu melewati laga sulit tersebut sekaligus memastikan tiket ke perempat final.
Menurut pemain asal Argentina berusia 21 tahun itu, kedalaman skuad menjadi kunci penting bagi Chelsea mengingat padatnya jadwal pertandingan yang mengharuskan tim bermain hampir setiap tiga hari sekali.
“Kami harus percaya kepada semua pemain karena kami memiliki skuad yang hebat. Sekarang kami sudah berada di perempat final Piala FA dan akan berusaha memenangkannya. Selalu menyenangkan bisa meraih trofi,” kata Garnacho.
Chelsea masih berpeluang menambah koleksi gelar FA Cup musim ini. Terakhir kali The Blues mengangkat trofi tersebut terjadi pada musim 2017/2018 setelah mengalahkan Manchester United dengan skor 1-0 di partai final.
Setelah itu, Chelsea belum kembali menjadi juara dan hanya mampu menjadi runner-up selama tiga musim beruntun, yakni pada musim 2019/2020, 2020/2021, dan 2021/2022. (red)









