KENDAL, Wawasannews.com – Kepedulian generasi muda terhadap kelestarian lingkungan terus tumbuh di Kabupaten Kendal. Ikatan Mahasiswa Kendal (IMAKEN) Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang menunjukkan komitmennya melalui aksi lingkungan bertajuk Green Action dengan menanam ratusan bibit pohon di Desa Gebangan, Kecamatan Pageruyung, Jumat (3/1/2026).
Aksi penghijauan tersebut melibatkan puluhan mahasiswa UNDIP yang tergabung dalam IMAKEN lintas jurusan, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat. Penanaman pohon ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada daerah asal sekaligus kontribusi dalam upaya mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan.
Desa Gebangan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki kontur wilayah berbukit yang rentan terhadap erosi. Penanaman pohon dinilai penting untuk menjaga stabilitas tanah, memperkuat struktur lereng, serta mempertahankan ketersediaan sumber air bagi masyarakat sekitar.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengurus IMAKEN UNDIP, Adit, menjelaskan bahwa Green Action merupakan respons mahasiswa terhadap isu perubahan iklim yang dampaknya semakin terasa. “Kami ingin meninggalkan manfaat jangka panjang. Menanam pohon hari ini adalah investasi untuk masa depan. Desa Gebangan memiliki potensi besar, namun membutuhkan perhatian serius dalam hal konservasi lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberlanjutan menjadi fokus utama kegiatan ini. Untuk itu, IMAKEN menyerahkan tanggung jawab perawatan bibit secara simbolis kepada masyarakat desa, namun tetap berkomitmen melakukan pemantauan secara berkala. “Perawatan pascatanam adalah kunci. Kami akan melakukan monitoring setiap beberapa bulan,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, IMAKEN menyalurkan ratusan bibit pohon yang terdiri dari tanaman buah dan pohon pelindung. Jenis yang ditanam antara lain sengon, mahoni, jengkol, petai, serta sejumlah tanaman lainnya yang berfungsi sebagai peneduh, penguat tanah, dan pendukung konservasi air di wilayah Pageruyung.
Sekretaris Desa Gebangan, Naryo, menyambut baik inisiatif mahasiswa UNDIP tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan semangat baru bagi warga dalam menjaga lingkungan. “Kami mengapresiasi IMAKEN UNDIP. Kegiatan ini menyadarkan masyarakat bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama,” ungkapnya.
Selain penanaman pohon, mahasiswa juga menyampaikan edukasi lingkungan kepada pemuda desa terkait pentingnya menjaga kebersihan serta dampak negatif penebangan liar. Diskusi santai antara mahasiswa dan warga menjadi ruang pertukaran gagasan antara akademisi dan pelaku lapangan.
Kegiatan Green Action ini juga mempererat solidaritas antar mahasiswa asal Kendal yang menempuh pendidikan di UNDIP Semarang. Melalui aksi nyata di lapangan, peran mahasiswa sebagai agen perubahan di daerah semakin terasa.
Dengan tambahan ratusan pohon baru, diharapkan kualitas lingkungan di Kecamatan Pageruyung tetap terjaga, risiko bencana seperti longsor dapat ditekan, serta menjadi inspirasi bagi komunitas kepemudaan lain di Kendal untuk melakukan gerakan serupa di tengah pesatnya pembangunan daerah. (fad)








