Ketua DPRD Kendal Soroti Overload TPA Darupono, Akan Gelar Rapat Lintas Sektoral

- Pewarta

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq bersama Komisi C menerima Audiensi Paguyuban Peduli Lingkungan yang mengeluhkan menumpuknya sampah di TPA Darupono (Istimewa-Wawasannews)

Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq bersama Komisi C menerima Audiensi Paguyuban Peduli Lingkungan yang mengeluhkan menumpuknya sampah di TPA Darupono (Istimewa-Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, menyoroti serius kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Darupono yang kembali mengalami overload. Penumpukan sampah yang menyulitkan proses pembongkaran dan menimbulkan antrean panjang truk membuat dewan turun tangan setelah menerima keluhan dari Paguyuban Peduli Lingkungan.

Mahfud menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat persoalan ini terus berulang. DPRD segera menjadwalkan rapat koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk merumuskan langkah strategis dalam mengatasi krisis pengelolaan sampah di TPA tersebut.

“Sampah ini harus diselesaikan sampai ke akar masalahnya. Kami akan menggelar rapat bersama OPD terkait karena persoalannya menyangkut infrastruktur, ketersediaan alat berat, hingga manajemen pengelolaan,” tegas Mahfud.

Baca Juga  KPK Ungkap Dugaan Dana THR Rp515 Juta untuk Forkopimda di Cilacap

Pernyataan itu disampaikan usai menerima audiensi Paguyuban Peduli Lingkungan, yang mengadukan kondisi TPA Darupono yang kembali penuh. Akibat penumpukan, truk pengangkut harus mengantre panjang hingga ke jalan raya karena proses pembongkaran berjalan sangat lambat.

Sekretaris paguyuban, Lilik Aristyani, menyatakan bahwa yang mereka harapkan hanyalah aktivitas pembuangan kembali normal. Minimnya alat berat membuat penataan sampah terhambat dan memperlama proses bongkar muat setiap hari.

“Kami ingin TPA bisa kembali lancar. Truk bisa bongkar tanpa antre panjang, dan penataan sampahnya tertib. Saat ini, pagi bongkar, sore baru bisa keluar,” ujarnya.

Dalam sehari, hampir seratus truk masuk ke TPA Darupono. Tanpa dukungan peralatan yang memadai, penumpukan tidak dapat dihindari. Kondisi akses yang licin saat hujan juga memperburuk situasi karena truk sulit menuju area pembongkaran.

Baca Juga  Gubernur Jateng Cek Harga di Pasar Gede Solo, Pastikan Bahan Pokok Jelang Lebaran Tetap Stabil

Kepala DLH Kendal, Aris Irwanto, membenarkan bahwa persoalan utama berada pada keterbatasan alat berat. Dari empat unit yang tersedia—dua bulldozer dan dua ekskavator—hanya satu yang masih dapat dioperasikan, sementara lainnya mengalami kerusakan.

Aris menyatakan pihaknya tengah melakukan perbaikan, termasuk memaksimalkan penggunaan alat baru dan menata ulang area pembuangan. “Memang belum sepenuhnya teratasi, tetapi sudah mulai kami benahi,” ujarnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Karyawan KIK Tewas Terlindas Truk di Pantura Kaliwungu, Diduga Kelelahan Saat Berkendara
KPK Soroti Pengadaan 25.644 Motor Listrik BGN, Ini Penjelasan Lengkapnya
Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama RI–Rusia di Sektor Strategis
KPK Tetap Lanjutkan Penyidikan Kasus Rita Widyasari Meski Telah Bebas
Pengajian Halalbihalal di Brangsong Kendal Berlangsung Aman, Kapolres Ajak Jaga Kamtibmas
31 Siswa Muhammadiyah Kendal Lolos SNBP 2026, SMA Muhi Weleri Dominan
Ribuan Alumni Haji Muhammadiyah Kendal Halalbihalal, Perkuat Ukhuwah dan Kemabruran
Sekum PP IPNU Agus Suherman Tanjung: Isu Makar Jadi Ancaman Nyata, Masyarakat Diminta Waspada

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 14:27

Karyawan KIK Tewas Terlindas Truk di Pantura Kaliwungu, Diduga Kelelahan Saat Berkendara

Selasa, 14 April 2026 - 09:59

KPK Soroti Pengadaan 25.644 Motor Listrik BGN, Ini Penjelasan Lengkapnya

Selasa, 14 April 2026 - 09:49

Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama RI–Rusia di Sektor Strategis

Selasa, 14 April 2026 - 09:42

KPK Tetap Lanjutkan Penyidikan Kasus Rita Widyasari Meski Telah Bebas

Selasa, 14 April 2026 - 09:14

Pengajian Halalbihalal di Brangsong Kendal Berlangsung Aman, Kapolres Ajak Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru