Wahid Foundation Luncurkan Platform Digital ‘Maitra’ untuk Perkuat Ekonomi Perempuan Akar Rumput

- Pewarta

Minggu, 9 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid berbicara dalam peluncuran platform digital Maitra di Jakarta, Minggu (9/11/2025). Program ini bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi dan sosial perempuan akar rumput di seluruh Indonesia. (wawasannews)

Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid berbicara dalam peluncuran platform digital Maitra di Jakarta, Minggu (9/11/2025). Program ini bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi dan sosial perempuan akar rumput di seluruh Indonesia. (wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews – Wahid Foundation meluncurkan inisiatif digital berbasis komunitas bernama Maitra, sebuah platform yang dirancang untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan sosial perempuan akar rumput di seluruh Indonesia.

Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid menjelaskan bahwa gerakan ini berakar pada keyakinan bahwa perdamaian sejati tidak bisa dipisahkan dari keadilan sosial dan kesejahteraan ekonomi.

“Sejak 2013, kami membangun Desa Damai sebagai ruang bagi perempuan untuk berperan, berdialog, dan membangun kepercayaan lintas perbedaan. Kini melalui Koperasi Cinta Damai Wahid dan platform digital Maitra, kami ingin memastikan perempuan, terutama yang paling rentan, tidak hanya memiliki suara, tetapi juga akses dan kekuatan untuk menata kehidupannya,” ujar Yenny dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (9/11/2025).

Baca Juga  Pemerintah Perkuat Koperasi Pangan untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Maitra akan menjadi ekosistem digital yang menghubungkan nilai, modal, dan solidaritas sosial melalui akses permodalan, pelatihan digital, serta jejaring antarkomunitas di berbagai daerah. Langkah ini merupakan kelanjutan dari dua inisiatif Wahid Foundation sebelumnya, yakni Desa Damai dan Koperasi Cinta Damai Wahid, yang telah terbukti meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat kohesi sosial di tingkat komunitas.

Sejak berdiri, program Desa Damai telah menjangkau lebih dari 80.000 penduduk di tujuh provinsi dan melibatkan ribuan perempuan serta pemuda sebagai agen perdamaian. Sementara itu, Koperasi Cinta Damai Wahid kini memiliki lebih dari 1.960 anggota aktif perempuan, dengan tingkat pengembalian pinjaman mencapai 98 persen, serta menumbuhkan lebih dari 200 usaha mikro perempuan di berbagai daerah.

Baca Juga  Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain

Peluncuran platform digital Maitra diharapkan dapat memperluas jangkauan gerakan ekonomi damai tersebut. “Ketika perempuan tumbuh, keluarga menjadi kuat. Ketika keluarga kuat, Indonesia menjadi lebih damai dan berdaya,” tegas Yenny. (cahya)

Berita Terkait

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance
Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain
KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru
Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik
Mensos Tegaskan Keterbukaan Data Bansos demi Penyaluran yang Tepat Sasaran
TNI AU Perkuat Distribusi Logistik untuk Korban Banjir di Sumatra
Kapolres Kendal Tinjau Produksi dan Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Brangsong

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:11

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:23

Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain

Senin, 12 Januari 2026 - 13:32

KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan

Senin, 12 Januari 2026 - 13:05

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 - 12:58

Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik

Berita Terbaru