Uni Eropa Dorong Kolaborasi Pendidikan Hijau Lintas Benua Melalui EHEF 2025

- Pewarta

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Charge de’ Affaires Ad Interim EU Delegation to Indonesia, Jerôme Pons, saat membuka pameran European Higher Education Fair (EHEF) ke-17 di Jakarta, Sabtu (8/11/2025). Ajang ini memperkuat kolaborasi riset, inovasi, dan diplomasi sains antara Eropa dan Indonesia. (wawasannews)

Charge de’ Affaires Ad Interim EU Delegation to Indonesia, Jerôme Pons, saat membuka pameran European Higher Education Fair (EHEF) ke-17 di Jakarta, Sabtu (8/11/2025). Ajang ini memperkuat kolaborasi riset, inovasi, dan diplomasi sains antara Eropa dan Indonesia. (wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews – Uni Eropa menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi pendidikan hijau lintas benua melalui ajang European Higher Education Fair (EHEF) ke-17 di Jakarta, Sabtu (8/11/2025). Kolaborasi ini dinilai menjadi langkah strategis dalam memperdalam kerja sama riset, inovasi, dan diplomasi sains antara Eropa dan Indonesia.

Charge de’ Affaires Ad Interim EU Delegation to Indonesia, Jerôme Pons, mengatakan bahwa pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam membangun transformasi global yang tangguh. Melalui kemitraan akademik dan riset, Uni Eropa ingin memberdayakan generasi muda agar mampu menghadapi tantangan masa depan dengan pendekatan berkelanjutan.

“Pendidikan tinggi berperan penting dalam strategi Global Gateway Uni Eropa. Melalui riset kolaboratif, kami ingin memberdayakan generasi muda untuk membangun masa depan yang berkelanjutan,” ujar Jerôme dalam sambutannya.

Baca Juga  Kemenag Tegaskan Pendidikan Tinggi Terbuka untuk Semua, Ruchman Ajak Mahasiswa STAIP Manfaatkan Peluang Beasiswa

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pameran EHEF di Jakarta. (wawasannews)

Ia juga berharap EHEF menjadi wadah strategis bagi mahasiswa Indonesia untuk memperluas jejaring riset dan inovasi lintas benua. Jerôme mengundang mahasiswa Indonesia memanfaatkan peluang beasiswa Erasmus+ yang dapat diakses melalui laman resmi https://virtual.ehef.id.

Sementara itu, Duta Besar Rumania untuk Indonesia, Dan-Adrian Bălănescu, menilai EHEF merupakan jembatan penting bagi pertukaran pengetahuan dan teknologi antarnegara, terutama dalam bidang energi bersih dan lingkungan.

“Rumania berkomitmen memperluas kerja sama riset dan pertukaran pelajar dengan Indonesia. Kami ingin membuka kolaborasi riset di bidang teknologi hijau, energi terbarukan, dan sains lingkungan,” ungkapnya.

Dukungan juga datang dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Dedy Saputra, selaku Team Leader for Ecosystem and Science Diplomacy di Kemendikdasmen, mengatakan bahwa kemitraan dengan Eropa memperkuat diplomasi sains nasional serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang riset dan inovasi.

Baca Juga  CBP dan KPP Jateng Gelar Aksi Tanam Pohon, Wujudkan Kader Pelajar Berkarakter Hijau

“Diplomasi sains menjadi sarana mempererat hubungan antarnegara melalui riset bersama dan inovasi akademik. Kami berharap kerja sama ini membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan peneliti Indonesia di Eropa,” tuturnya.

EHEF tahun ini diikuti puluhan universitas terkemuka dari berbagai negara Eropa, dengan fokus utama pada pengembangan pendidikan hijau, riset kolaboratif, dan pertukaran pelajar yang berkelanjutan. (zdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemenag Dorong Peningkatan Kualitas Dosen PTK melalui Beasiswa dan Program Riset Indonesia Bangkit
Dari Kontroversi ke Refleksi Kebangsaan: Beasiswa Adalah Tanggung Jawab Moral
Ujian Seleksi Tahap II Double Degree Australia–UIN Sunan Ampel Berjalan Lancar, 110 Peserta Ikuti TBS
Anak Pesisir Utara sampai di Ibu Kota
Keadilan Ekologis Dipertaruhkan: Saat Bencana Alam Menghantam Lingkungan dan Melumpuhkan Pendidikan
Solidaritas Tanpa Batas, Mahasiswa dan Alumni KIP Kuliah Nasional Salurkan bantuan Korban Bencana di Aceh
MM FEB Unwahas Perkuat Daya Saing Global Lewat KKL Internasional di Malaysia
Produktivitas dan Konsistensi: Kunci Sukses yang Sering Terlupakan

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:55

Kemenag Dorong Peningkatan Kualitas Dosen PTK melalui Beasiswa dan Program Riset Indonesia Bangkit

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:57

Dari Kontroversi ke Refleksi Kebangsaan: Beasiswa Adalah Tanggung Jawab Moral

Senin, 23 Februari 2026 - 10:14

Ujian Seleksi Tahap II Double Degree Australia–UIN Sunan Ampel Berjalan Lancar, 110 Peserta Ikuti TBS

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:17

Anak Pesisir Utara sampai di Ibu Kota

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:57

Keadilan Ekologis Dipertaruhkan: Saat Bencana Alam Menghantam Lingkungan dan Melumpuhkan Pendidikan

Berita Terbaru