Detik-detik Polisi Tangkap Penembak Pengacara di Tanah Abang, Pelaku Ngamuk karena Dendam Lahan

- Pewarta

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat menangkap pelaku penembakan di Tanah Abang (Dok. Istimewa)

Polisi saat menangkap pelaku penembakan di Tanah Abang (Dok. Istimewa)

JAKARTA, Wawasannews – Polisi berhasil menangkap HD (37), pelaku penembakan terhadap pengacara berinisial WA (34) di sekitar Gedung Greenwood, Jalan KH Mas Mansyur, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/10/2025). Aksi penangkapan berlangsung dramatis, hanya beberapa jam setelah peristiwa penembakan yang menyebabkan korban mengalami luka tembak di punggung kanan atas.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, HD ditangkap di depan sebuah rumah di kawasan Tanah Abang. Dalam video itu, terdengar tangisan seorang perempuan saat aparat meringkus pelaku. HD tampak telentang di jalan, tak berdaya, dengan tangan dan kaki dipegang erat oleh polisi. Pria berambut keriting itu mengenakan jaket merah dan celana pendek hitam.

Tak jauh dari lokasi penangkapan, terlihat sepeda motor dalam posisi rebah dengan mesin masih menyala. Kendaraan tersebut diduga digunakan pelaku sebelum tertangkap. Polisi segera menggeledah tubuh HD dan menemukan senjata api yang langsung diamankan dengan mengosongkan amunisinya.

Baca Juga  Ratusan Santri Geruduk KPID Jateng, Tuntut Pencabutan Izin Siar Trans7 Imbas Tayangan “Xpose Uncensored"

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama proses penangkapan, seorang perempuan terus menangis di lokasi. Petugas berusaha menenangkannya sambil menjelaskan tindakan yang dilakukan. “Habis tembak orang, coba lihat berita,” ujar salah satu polisi dalam video yang beredar.

Dalam interogasi di tempat, HD mengaku sempat menjaga lahan bersama kelompoknya. “Kami sudah beberapa hari jaga situ. Tadi pagi lagi tidur, mereka datang marah-marah, gedor-gedor,” ucapnya. Ketika ditanya asal senjata api yang digunakan, HD menjawab singkat, “Dari timur.”

Setelah pemeriksaan awal, pelaku dibawa ke Polda Metro Jaya untuk penyelidikan lebih lanjut. Berdasarkan data identitas, HD diketahui merupakan warga Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan tidak memiliki pekerjaan tetap.

Baca Juga  Xi Jinping Umumkan Bantuan US$100 Juta, Tiongkok Pertegas Dukungan untuk Palestina

Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan bahwa pelaku menembak korban karena diliputi rasa kesal. “Pelaku merasa kesal karena korban dan rekan-rekannya memaksa masuk serta merusak gerbang di lokasi yang dijaga oleh kelompok pelaku,” ujar Ade Ary kepada wartawan, Rabu (29/10/2025).

Selain itu, menurut keterangan pelaku, korban disebut sempat mengintimidasi kelompoknya dan tidak berkoordinasi sebelum berjaga di lokasi tersebut. Polisi kini masih menyelidiki lebih lanjut apakah ada pihak lain yang terlibat.

Kronologi Kejadian

Sebelumnya, pengacara berinisial WA menjadi korban pengeroyokan dan penembakan di sekitar Gedung Greenwood pada Selasa pagi. Akibat insiden itu, korban harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramatjati.

Baca Juga  Kemendikdasmen Gelar Diseminasi Bahasa Indonesia 2025 untuk Guru dan Tendik di Jakarta

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro menjelaskan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 07.28 WIB. “Benar, kami menerima laporan adanya dugaan pengeroyokan dan penganiayaan dengan korban seorang laki-laki berinisial WA. Korban mengalami luka tembak di bagian punggung sebelah kanan atas,” kata Susatyo.

Polisi tiba di lokasi sekitar pukul 09.47 WIB dan menemukan situasi sudah kondusif. Korban telah dievakuasi lebih dulu untuk mendapat perawatan medis. “Namun, saat pemeriksaan awal, belum ada saksi yang bisa memberikan keterangan jelas terkait kronologi dan identitas pelaku. Saat ini kami masih melakukan pendalaman dan olah TKP lanjutan,” ujarnya.

Kondisi korban kini dilaporkan stabil dan masih menjalani perawatan intensif akibat luka tembak yang dideritanya. (Red)

Berita Terkait

Jelang All England 2026, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Apresiasi Usai Latihan Bersama di Inggris
Safari Ramadan di Polres Kendal Perkuat Sinergi Pemkab dan TNI-Polri Jaga Kamtibmas
Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa
Kampung Ramadhan 1447 H di RSI Kendal Jadi Destinasi Ngabuburit Favorit Warga
BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis
Duel Panas Madrid vs Benfica Warnai Playoff Liga Champions, Juventus di Ujung Tanduk
King MU Belum Terkalahkan Bersama Carrick, Tapi Standar Tinggi Belum Tercapai
12 Tim Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2025/2026, Bodo/Glimt Singkirkan Inter!

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:35

Jelang All England 2026, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Apresiasi Usai Latihan Bersama di Inggris

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:26

Safari Ramadan di Polres Kendal Perkuat Sinergi Pemkab dan TNI-Polri Jaga Kamtibmas

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:19

Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:55

Kampung Ramadhan 1447 H di RSI Kendal Jadi Destinasi Ngabuburit Favorit Warga

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:26

BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru