Lebih dari 10 Ribu Peserta Ikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap Pertama

- Pewarta

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam peluncuran program Pelatihan Vokasi Nasional di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, Jawa Barat, Rabu (8/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam peluncuran program Pelatihan Vokasi Nasional di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, Jawa Barat, Rabu (8/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan bahwa lebih dari 10 ribu peserta lulusan SMA dan SMK sederajat resmi memulai Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 tahap pertama.

Di kutip dari antaranews.com, “Untuk Batch I dimulai serentak sejak 1 April 2026. Antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi, dengan total 29.850 pendaftar melalui platform Skillhub pada tahap pertama,” ujar Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Dari jumlah pendaftar tersebut, sebanyak 10.405 peserta dinyatakan lolos, yang terdiri atas 5.833 orang melalui jalur seleksi dan 4.572 orang melalui jalur kerja sama afirmatif dengan mitra industri dan masyarakat.

Para peserta pelatihan ini tersebar di 21 Balai Latihan Kerja (BLK), 13 satuan pelatihan di bawah Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, serta 46 BLK UPTD di berbagai daerah.

Baca Juga  Kemenag Gencarkan Sosialisasi MoRA The Air Fund di UIN Kediri

Yassierli menegaskan bahwa pelatihan vokasi menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempercepat penyerapan tenaga kerja.

Sepanjang tahun 2026, program ini menargetkan sebanyak 70.000 peserta yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurutnya, pelaksanaan pelatihan secara serentak ini bertujuan untuk memberikan akses yang lebih adil dan merata bagi seluruh pencari kerja di Indonesia.

“Dengan sistem serentak ini, kita ingin memastikan setiap pencari kerja memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kompetensinya,” jelasnya.

Program ini juga dirancang secara inklusif dengan memberikan kesempatan yang sama bagi penyandang disabilitas untuk mengikuti pelatihan.

Lebih dari sekadar jumlah peserta, Menaker menyebut program ini telah menunjukkan hasil konkret. Sekitar 50 persen peserta pada batch pertama telah memiliki komitmen penempatan kerja setelah menyelesaikan pelatihan, yang menunjukkan kuatnya keterkaitan antara pelatihan vokasi dengan kebutuhan industri.

Baca Juga  Bupati Kendal dan Gubernur Jateng Lepas Pemudik Program Mudik Gratis 2026 di TMII

Selain itu, peserta juga mendapatkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari pelatihan gratis, makan siang selama pelatihan, bantuan transportasi, perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, sertifikat pelatihan, sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), hingga fasilitas asrama untuk pelatihan tertentu.

“Dukungan ini penting agar peserta dapat mengikuti pelatihan dengan lebih fokus tanpa terbebani biaya dasar selama proses belajar,” pungkas Yassierli. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti RUU Perampasan Aset, Dinilai Bentur Filosofi Hukum Indonesia
Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp85.200 per Kg
Prabowo Tegaskan Rasio Utang 40 Persen, Defisit APBN Dijaga di Level 3 Persen
Beirut Membara, Serangan Masif Israel Tewaskan 254 Warga dalam Eskalasi Terbesar
PPN Ganda Dinilai Hambat Industri Film, DPR Dorong Reformasi Kebijakan dan Pemerataan Layar Bioskop
Indonesia Desak PBB Usut Tuntas Serangan terhadap Personel TNI di Lebanon
Polres Kendal Gelar Rakor Lintas Sektoral, Tangani Polemik KSP Bhakti Makmur Jaya dan Cegah Konflik Sosial
36 Persen Kecelakaan di Kendal Terjadi di Jalur Weleri–Sukorejo, Polisi Pastikan Nihil Korban Jiwa

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 09:48

Lebih dari 10 Ribu Peserta Ikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap Pertama

Kamis, 9 April 2026 - 09:34

DPR Soroti RUU Perampasan Aset, Dinilai Bentur Filosofi Hukum Indonesia

Kamis, 9 April 2026 - 09:24

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp85.200 per Kg

Kamis, 9 April 2026 - 08:38

Prabowo Tegaskan Rasio Utang 40 Persen, Defisit APBN Dijaga di Level 3 Persen

Kamis, 9 April 2026 - 08:10

Beirut Membara, Serangan Masif Israel Tewaskan 254 Warga dalam Eskalasi Terbesar

Berita Terbaru