KENDAL, Wawasannews.com – Pemerintah Kabupaten Kendal kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui peluncuran inovasi terbaru bertajuk “Bunda Melati Plus”, Senin (6/4/2026). Program ini menjadi terobosan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam memperluas jangkauan layanan administrasi kependudukan (Adminduk), khususnya bagi bayi yang baru lahir.
Peluncuran program tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, serta dihadiri jajaran direktur rumah sakit swasta di Kendal, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian, dan sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Kendal menegaskan bahwa inovasi ini bukan sekadar program seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam memenuhi hak dasar masyarakat.
“Tidak boleh ada satu pun warga Kendal yang tidak memiliki dokumen kependudukan. Melalui Bunda Melati Plus, kita hadirkan layanan yang proaktif sejak ibu hamil dan melahirkan, sehingga dokumen adminduk dapat diterima sejak dini sekaligus menjamin keanggotaan BPJS Kesehatan,” tegasnya.
Program Bunda Melati Plus merupakan pengembangan dari inovasi sebelumnya dengan pendekatan yang lebih terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dalam implementasinya, program ini menghadirkan sejumlah penguatan layanan, di antaranya integrasi dan kolaborasi dengan fasilitas kesehatan serta BPJS Kesehatan, serta digitalisasi layanan untuk mempercepat dan meningkatkan efisiensi pelayanan.
Kepala Disdukcapil Kendal, Ratna Mustikaningsih, menjelaskan bahwa inovasi ini dirancang untuk menjawab berbagai kendala klasik dalam pelayanan adminduk, seperti keterbatasan akses, mobilitas masyarakat, hingga rendahnya tingkat kesadaran.
“Kami tidak lagi menunggu masyarakat datang, tetapi menghadirkan titik layanan yang mudah diakses, khususnya di fasilitas kesehatan. Ini adalah transformasi pelayanan dari yang semula pasif menjadi aktif,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa dokumen kependudukan merupakan kunci utama dalam mengakses berbagai layanan dasar, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga bantuan sosial.
Peluncuran Bunda Melati Plus turut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Kendal, BPJS Kesehatan Cabang Semarang, serta enam direktur rumah sakit swasta di wilayah Kendal.
Dengan inovasi ini, Pemerintah Kabupaten Kendal optimistis dapat meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan sekaligus memperkuat gerakan sadar adminduk di seluruh wilayah.
“Ini bukan akhir, tetapi awal dari pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan membahagiakan masyarakat,” tutup Bupati.
Pewarta : Fuad Dwi
Editor : Riyadi









