Kirab Salib 2026 di Magelang Jadi Simbol Toleransi, Libatkan 1.200 Umat

- Pewarta

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono (kanan) hadir dalam Kirab Salib 2026 oleh umat Katolik Gereja Paroki Santo Ignatius Kota Magelang untuk memperingati Jumat Agung di kawasan alun-alun setempat, sekaligus menyambut Hari Jadi Ke-1.120 Kota Magelang, Jumat (3/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono (kanan) hadir dalam Kirab Salib 2026 oleh umat Katolik Gereja Paroki Santo Ignatius Kota Magelang untuk memperingati Jumat Agung di kawasan alun-alun setempat, sekaligus menyambut Hari Jadi Ke-1.120 Kota Magelang, Jumat (3/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

MAGELANG, Wawasannews.com — Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan bahwa masyarakat Kota Magelang terus menjaga kehidupan yang harmonis dan rukun di tengah keberagaman.

Di kutip dari antaranewsjateng.com, Hal tersebut disampaikan di sela kegiatan Kirab Salib Tahun 2026 yang digelar umat Katolik Gereja Paroki Santo Ignatius Kota Magelang dalam rangka memperingati Jumat Agung, Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Jadi ke-1.120 Kota Magelang yang diperingati setiap 11 April.

“Ini bukan hanya bagian penting dari kehidupan umat Katolik, tetapi juga menjadi cerminan kehidupan sosial masyarakat Kota Magelang yang harmonis dan rukun meski dalam keberagaman,” ujar Damar.

Ia memberikan apresiasi atas ketertiban dan kekhidmatan penyelenggaraan kirab yang berlangsung di kawasan Alun-Alun Kota Magelang. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar ritual keagamaan, tetapi juga simbol kuatnya toleransi di tengah masyarakat.

Baca Juga  Big Match Liga Inggris: Arsenal Tantang Mental Manchester United di London

Damar menilai Kirab Salib memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata religi yang dapat masuk dalam agenda tahunan Kota Magelang.

“Apabila diselenggarakan dengan optimal, ini memberikan nilai tambah bagi seluruh masyarakat dan memperkuat dinamika kehidupan kota yang inklusif,” tambahnya.

Ketua Panitia Kirab Salib 2026, Albertus Indra Febriawan, menjelaskan bahwa selain menjadi momen perenungan wafat Yesus Kristus, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi umat untuk mendoakan kesejahteraan Kota Magelang.

“Ini menjadi titik mulai kami bersyukur untuk Kota Magelang. Kami berdoa agar kota ini tetap nyaman, asri, dan warganya saling peduli. Kami juga ingin meneguhkan posisi umat Katolik dalam mendukung keharmonisan kota,” ujarnya.

Baca Juga  KPK Periksa Sekretaris Utama Baznas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024

Dalam pelaksanaan kirab tahun ini, untuk pertama kalinya relik salib Yesus yang tersimpan di Gereja Santo Ignatius sejak tahun 1900 dibawa keluar untuk diarak.

“Kami tampilkan relik salib Yesus yang asal-usulnya dari Yerusalem. Ini kali pertama dikirab di Kota Magelang. Sejak 1894 data tersebut ada, dan gereja ini berdiri tahun 1900, relik tersebut biasanya hanya berada di dalam,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan, Banser, dan berbagai pihak yang turut mengawal jalannya kirab sehingga berlangsung aman dan lancar.

“Kota Magelang sudah dikenal sebagai kota toleran, dan hari ini kita buktikan bersama. Harapannya damai, sukacita, dan toleransi ini terus terjaga,” katanya.

Baca Juga  77 Personel Polres Kendal Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Profesionalisme

Sementara itu, Kepala Gereja Paroki Santo Ignatius Kota Magelang Romo FX Alip Suwito menyebutkan sebanyak 13 “salib pengharapan” dari 13 wilayah paroki diarak dalam kirab oleh sekitar 1.200 umat.

Setiap wilayah membawa ikon salib unik serta benda-benda rohani untuk diberkati pada akhir rangkaian ibadah. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gus Yasin Dorong Mahasiswa Lestarikan Arab Pegon dan Perkuat Peran Bahasa Arab di Kancah Global
Pemkab Batang Tegaskan Rekrutmen Perangkat Desa Transparan dan Bebas Pungli
Banjir Demak Meluas, Jumlah Pengungsi Capai 2.839 Jiwa
BNPT Perkuat Kerja Sama dengan Kepolisian Makau, Fokus Kontraterorisme dan Perlindungan WNI
Empat Pekerja Tewas di Proyek Jagakarsa, Polda Metro Jaya Selidiki Penyebab Kecelakaan
Mendes Yandri Dorong Wali Nagari Padang Pariaman Optimalkan Potensi Desa untuk Penguatan Ekonomi
Cak Imin Dorong BUMN Dukung SMK Go Global, Siapkan Tenaga Kerja Siap Bersaing Internasional
Pemkab Banyumas Usulkan Sekolah Terintegrasi, Perluas Akses Pendidikan hingga Wilayah Selatan

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 14:59

Kirab Salib 2026 di Magelang Jadi Simbol Toleransi, Libatkan 1.200 Umat

Sabtu, 4 April 2026 - 14:27

Gus Yasin Dorong Mahasiswa Lestarikan Arab Pegon dan Perkuat Peran Bahasa Arab di Kancah Global

Sabtu, 4 April 2026 - 13:59

Pemkab Batang Tegaskan Rekrutmen Perangkat Desa Transparan dan Bebas Pungli

Sabtu, 4 April 2026 - 13:30

Banjir Demak Meluas, Jumlah Pengungsi Capai 2.839 Jiwa

Sabtu, 4 April 2026 - 13:19

BNPT Perkuat Kerja Sama dengan Kepolisian Makau, Fokus Kontraterorisme dan Perlindungan WNI

Berita Terbaru

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) di Jakarta Pusat pada Sabtu (4/4/2026) melaporkan jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah, terus bertambah menjadi 2.839 jiwa. (Istimewa/Wawasabbews)

Jawa Tengah

Banjir Demak Meluas, Jumlah Pengungsi Capai 2.839 Jiwa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 13:30