KENDAL, Wawasannews.com – Kejuaraan Pencak Silat Kendal Open Championship 2026 kembali menegaskan eksistensinya sebagai ajang bergengsi. Digelar di GOR Bahurekso Kendal selama 13–15 Februari 2026, turnamen tahunan ini tak hanya diramaikan pesilat lokal dan nasional, tetapi juga menghadirkan atlet mancanegara dari Amerika Serikat dan Kazakhstan.
Sebanyak lima atlet asing ambil bagian pada kategori dewasa, terdiri atas satu pesilat asal Amerika Serikat dan empat atlet dari Kazakhstan. Kehadiran mereka menambah daya tarik sekaligus meningkatkan atmosfer kompetisi yang semakin kompetitif.
Ketua panitia, Hadi Susilo, menyebut antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. Total tercatat 1.073 atlet mengikuti kejuaraan, dengan sekitar 900 di antaranya berasal dari Kabupaten Kendal. Selain tuan rumah, peserta juga datang dari Jawa Timur, Yogyakarta, serta sedikitnya 10 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Antusiasme sangat luar biasa. Selain dari Kendal, banyak peserta dari luar daerah bahkan luar negeri. Ini menunjukkan kepercayaan terhadap penyelenggaraan Kendal Open Championship,” ujarnya.
Ajang Pembinaan Berjenjang
Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai kategori usia, mulai usia dini, pra remaja, remaja, hingga dewasa. Format berjenjang tersebut dinilai penting untuk pembinaan atlet sejak usia muda agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Ketua IPSI Kendal, Gus Tommy, menegaskan bahwa IPSI Kendal telah berpengalaman menggelar event berskala terbuka. Menurutnya, partisipasi atlet dari luar negeri menjadi indikator meningkatnya reputasi Kendal sebagai tuan rumah kejuaraan pencak silat.
“IPSI Kendal sudah terbiasa menggelar kejuaraan terbuka. Kehadiran atlet dari Kazakhstan dan Amerika Serikat menjadi motivasi bagi pesilat daerah untuk terus meningkatkan kualitas,” katanya.
Ia berharap, dari ajang ini lahir bibit-bibit atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Kendal di tingkat nasional maupun internasional.
Dukungan Pemerintah Daerah
Kepala Disporapar Kendal, Ircham Chalid, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kejuaraan yang dilaksanakan secara mandiri oleh IPSI Kendal. Menurutnya, sinergi antara organisasi olahraga dan pemerintah daerah menjadi kunci suksesnya event tersebut.
“Pendanaan berasal dari internal IPSI Kendal, sementara pemerintah daerah mendukung dari sisi pelaksanaan. Ini bentuk kolaborasi positif untuk kemajuan olahraga daerah,” ujarnya.
Membludaknya jumlah peserta dan meningkatnya kualitas pertandingan menjadi bukti bahwa pencak silat di Kendal terus berkembang. Kendal Open Championship 2026 pun tak sekadar kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan dan diplomasi olahraga yang memperkuat citra daerah di kancah nasional dan internasional.
Pewarta : Fuad Dwi Ichwanudin
Editor : Zidnal Muna








