PURWOREJO, Wawasannews.com – Pimpinan Komisariat (PK) IPNU IPPNU MTs Al-Iman Bulus melalui Lembaga Pers Pelajar Penaqolbi menggandeng Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfostasandi) Kabupaten Purworejo dalam menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Edukasi Media, Selasa (3/2/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis madrasah dalam membekali santri dengan keterampilan literasi digital dan jurnalistik di tengah derasnya arus informasi era digital.
Pelatihan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kominfostasandi Kabupaten Purworejo, Ganis Pramudito, S.STP., M.Si., didampingi Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Heru Kusumo Ardiningsih, S.E. Hadir pula Wakil Kepala MTs Al-Iman Bulus Bidang Kesiswaan serta Pembina IPNU IPPNU.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Materi jurnalistik disampaikan oleh Pranata Humas Ahli Pertama, Ranggahita Intan Puri Janestri, S.I.Kom., bersama tim humas Kominfostasandi. Peserta dibekali berbagai keterampilan praktis, mulai dari teknik penulisan berita, wawancara, hingga etika publikasi di media digital.
Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan ini, yang terdiri dari panitia dan peserta terpilih, dengan dominasi kader IPPNU serta perwakilan IPNU.
Seleksi Peserta dan Penguatan Lembaga Pers Pelajar
Peserta pelatihan sebelumnya telah melalui tahapan seleksi, berupa wawancara kesanggupan menjadi Badan Pengurus Harian (BPH) Lembaga Pers Penaqolbi serta pengumpulan karya tulis.
Seleksi ini dilakukan sebagai persiapan pembentukan struktur resmi Lembaga Pers dan Jurnalistik Penaqolbi MTs Al-Iman Bulus pascapelatihan.
Langkah tersebut diharapkan mampu mencetak jurnalis pelajar yang tidak hanya produktif, tetapi juga menjunjung tinggi integritas, etika, dan tanggung jawab publik.
Praktik Lapangan di Museum Tosan Aji
Sebagai penguatan materi, peserta juga mengikuti praktik lapangan di Museum Tosan Aji Kabupaten Purworejo. Di lokasi tersebut, peserta melakukan observasi, wawancara, serta praktik peliputan secara langsung.
Metode ini dirancang untuk memberikan pengalaman menyeluruh tentang proses kerja jurnalistik, mulai dari riset hingga penyusunan berita.
Literasi Digital dan Tantangan Era AI
Mewakili Kepala Madrasah, Ahmad Fauha Fawaqi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dengan Kominfostasandi. Ia menekankan pentingnya santri memiliki kemampuan literasi digital dan berpikir kritis di tengah pesatnya perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan.
“Santri harus mampu menyaring informasi, memahami kebenaran data, serta memproduksi konten yang bertanggung jawab,” ujarnya.
Sementara itu, Ganis Pramudito menegaskan bahwa kemampuan jurnalistik menjadi bekal penting generasi muda di era digital.
“Setiap orang kini bisa menjadi penyebar informasi. Namun, tidak semua informasi dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, literasi digital sangat penting,” tegasnya.
Kolaborasi Berkelanjutan
Pembina IPNU MTs Al-Iman Bulus, Rekan Alfan Husain, S.T.U., mengungkapkan bahwa kerja sama ini telah dirancang sejak empat bulan lalu dan tidak berhenti pada satu kegiatan.
Ke depan, kolaborasi antara PK IPNU IPPNU MTs Al-Iman Bulus melalui Penaqolbi dan Kominfostasandi akan terus berlanjut, meliputi pendampingan literasi digital, pembinaan jurnalistik pelajar, serta penguatan etika bermedia.
Seluruh peserta juga menerima sertifikat Pelatihan Jurnalistik sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan kompetensi awal di bidang jurnalistik.
Melalui kegiatan ini, MTs Al-Iman Bulus bersama IPNU IPPNU menegaskan komitmennya dalam membangun ruang belajar jurnalistik yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada nilai-nilai positif madrasah di ruang publik. (Fad)








