Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa

- Pewarta

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja berfoto bersama usai mengikuti rangkaian kegiatan pembinaan keagamaan di lingkungan sekolah, Rabu (25/2/2026). Foto : Wawasannews

Peserta Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja berfoto bersama usai mengikuti rangkaian kegiatan pembinaan keagamaan di lingkungan sekolah, Rabu (25/2/2026). Foto : Wawasannews

KENDAL, Wawasannews.com – SMK Muhammadiyah 2 Boja menggelar Pesantren Ramadan 1447 Hijriah dengan mengusung tema “Pesantren Ramadan Menumbuhkan Karakter Siswa dan Budi Pekerti.” Kegiatan pembinaan keagamaan ini berlangsung selama sembilan hari, mulai Senin hingga Kamis (23/2–5/3/2026), sebagai upaya memperkuat karakter religius peserta didik di bulan suci Ramadhan.
Pesantren Ramadan dilaksanakan setiap pukul 16.30 hingga 06.00 WIB dan diikuti seluruh siswa secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditentukan. Setiap sesi sore diikuti tiga hingga empat rombongan belajar dengan jumlah peserta berkisar 100 hingga 130 siswa.
Ketua panitia, Laveran Putra Rosada, menjelaskan bahwa program tersebut menjadi momentum pembinaan spiritual intensif bagi siswa, sekaligus memperdalam pemahaman keislaman dan praktik ibadah sehari-hari.
“Pesantren Ramadan menjadi sarana pembinaan selama sembilan hari, meliputi pendalaman materi agama, shalat berjamaah, serta bimbingan rohani guna membentuk karakter pelajar Muhammadiyah yang taat ibadah,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan kultum yang disampaikan pimpinan Muhammadiyah setempat hingga menjelang waktu berbuka puasa bersama. Selanjutnya, peserta melaksanakan shalat Maghrib berjamaah, berbuka puasa, kemudian dilanjutkan shalat Isya’ dan tarawih.
Khusus siswa kelas XI, kegiatan dilanjutkan dengan kajian malam yang membahas pendalaman shalat, pemahaman Al-Qur’an, serta materi zakat, infak, dan sedekah. Para peserta juga mengikuti kegiatan bermalam di sekolah dengan fasilitas makan sahur yang telah disiapkan panitia.
Laveran menegaskan seluruh siswa wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai sebagai bagian dari proses pembentukan karakter. Ia berharap Pesantren Ramadan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan keimanan serta membentuk budi pekerti peserta didik.
“Kami ingin kegiatan ini menguatkan karakter religius dan semangat beribadah untuk meraih ketakwaan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja, Nur Khirin, menyampaikan bahwa Pesantren Ramadan merupakan program bidang kesiswaan sebagai ikhtiar kolektif membentuk siswa yang tidak hanya unggul secara akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki karakter kuat.
“Sebagai sekolah Muhammadiyah, kegiatan ini selaras dengan penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Harapannya, siswa menjadi generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Saat ini, SMK Muhammadiyah 2 Boja memiliki lebih dari seribu peserta didik yang tersebar dalam enam program keahlian, yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Audio Video (TAV), Layanan Perbankan Syariah (LPS), serta Desain dan Produksi Busana (DPB).

Baca Juga  Open House Diserbu Warga, Ketua DPRD Kendal Apresiasi Harmoni Lebaran 2026

Pewarta : Fuad Dwi

Editor : Cahya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

King Emyu Tanpa Pilar Belakang Saat Tantang Chelsea, Carrick Andalkan Bek Muda
Imbas Gejolak Global, Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi Mulai Hari Ini
Golkar Kendal Gelar Halalbihalal, Matangkan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Mora Sandi Absen di Halalbihalal, Golkar Tegaskan Ada Mekanisme Partai
Wamenkomdigi Tekankan Talenta Digital Harus Mampu Kendalikan AI dan Jaga Daya Kritis
Prabowo Bertolak ke Akmil Magelang, Beri Pengarahan 478 Ketua DPRD dalam Retret Nasional
Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia, Dunia Pers Berduka
Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi per 18 April 2026, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400 per Liter

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 21:04

King Emyu Tanpa Pilar Belakang Saat Tantang Chelsea, Carrick Andalkan Bek Muda

Sabtu, 18 April 2026 - 20:50

Imbas Gejolak Global, Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi Mulai Hari Ini

Sabtu, 18 April 2026 - 19:56

Golkar Kendal Gelar Halalbihalal, Matangkan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Sabtu, 18 April 2026 - 19:29

Mora Sandi Absen di Halalbihalal, Golkar Tegaskan Ada Mekanisme Partai

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19

Wamenkomdigi Tekankan Talenta Digital Harus Mampu Kendalikan AI dan Jaga Daya Kritis

Berita Terbaru