Pemikiran Bung Hatta Dinilai Tetap Relevan bagi Diplomasi Indonesia

- Pewarta

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif LP3ES Fahmi Wibawa bersama Prof. Meutia Hatta dan Prof. Emil Salim dalam pembukaan Sekolah Pemikiran Bung Hatta (SPBH) Angkatan III di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Depok, Sabtu (22/11/2025). Acara ini membahas relevansi gagasan politik bebas aktif Bung Hatta bagi diplomasi Indonesia modern. (Istimewa/Wawsannews)

Direktur Eksekutif LP3ES Fahmi Wibawa bersama Prof. Meutia Hatta dan Prof. Emil Salim dalam pembukaan Sekolah Pemikiran Bung Hatta (SPBH) Angkatan III di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Depok, Sabtu (22/11/2025). Acara ini membahas relevansi gagasan politik bebas aktif Bung Hatta bagi diplomasi Indonesia modern. (Istimewa/Wawsannews)

DEPOK, WawasanNews – Direktur Eksekutif LP3ES Fahmi Wibawa menilai pemikiran Mohammad Hatta (Bung Hatta) tetap relevan dalam arah diplomasi Indonesia masa kini. Ia menyebut gagasan politik luar negeri bebas aktif Bung Hatta masih menjadi pijakan kerja sama global yang adil dan inklusif.
“Politik bebas yang aktif ditujukan memperkuat dan membela perdamaian dunia,” ujar Fahmi saat membuka Sekolah Pemikiran Bung Hatta (SPBH) Angkatan III di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Depok, Sabtu (22/11/2025).

Menurut Fahmi, konsep “social cooperation” yang diperkenalkan Bung Hatta menjadi fondasi penting bagi negara-negara di kawasan Selatan Global (Global South) untuk menyeimbangkan dominasi ekonomi dan politik negara-negara maju di utara. Ia menilai pemikiran tersebut memberi arah bagi posisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik dunia.
“Indonesia harus menjaga peran sebagai kekuatan penyeimbang di berbagai forum internasional,” ujarnya.

Pembina Yayasan Bung Hatta, Prof. Meutia Hatta, mengatakan pandangan global ayahnya lahir dari pengalaman masa kecil yang dekat dengan nilai keadilan sosial.
“Bung Hatta tumbuh dengan kesadaran kuat tentang ketidakadilan dan pentingnya perdamaian dunia. Nilai-nilai itu yang membentuk komitmen beliau terhadap keadilan dan kerja sama internasional,” kata Meutia.

Sementara itu, Ketua Dewan Redaksi Karya Lengkap Bung Hatta, Prof. Emil Salim, menegaskan Bung Hatta selalu menempatkan pembangunan manusia sebagai inti politik global. Pengalaman Hatta di Skandinavia, katanya, memperkuat pandangan tentang pentingnya pendidikan, kesejahteraan, dan penolakan terhadap eksploitasi antarnegara.
“Wajib mempelajari cita-cita para pendiri bangsa. Dalam kaitan inilah, saya menghargai usaha LP3ES dan Yayasan Bung Hatta menerbitkan karya-karya beliau,” tutur Emil. (fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Lebih dari 48 Ribu Tenaga Kerja Terserap, KEK Kendal Terus Buka Peluang Kerja Baru
Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Kesehatan dan Bansos di Jatirejo, 50 Warga Terima Bantuan
Bantu Warga Hadapi Keterbatasan Air, Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Penyaluran Air Bersih
PMII Semarang Bahas Pelemahan Rupiah dan Stabilitas Ekonomi dalam Dialog Bersama Bank Indonesia
DPRD Jateng Minta Perikanan Jadi Prioritas, Nelayan Dinilai Belum Nikmati Besarnya Potensi Ekonomi Pesisir
Akumulasi Kemarahan Rakyat, PMII Kota Semarang Menggugat: 500 Massa Turun ke DPRD Jawa Tengah
Ribuan Warga Padati Kaliwungu, Karnaval Tahun Baru Islam 1448 H Berlangsung Meriah
Terobos Rob Sejauh 2 Kilometer, Kapolres Kendal Datangi Warga yang Masih Bertahan di Balok

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:45

Lebih dari 48 Ribu Tenaga Kerja Terserap, KEK Kendal Terus Buka Peluang Kerja Baru

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:02

Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Kesehatan dan Bansos di Jatirejo, 50 Warga Terima Bantuan

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:01

Bantu Warga Hadapi Keterbatasan Air, Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Penyaluran Air Bersih

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:00

PMII Semarang Bahas Pelemahan Rupiah dan Stabilitas Ekonomi dalam Dialog Bersama Bank Indonesia

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:22

DPRD Jateng Minta Perikanan Jadi Prioritas, Nelayan Dinilai Belum Nikmati Besarnya Potensi Ekonomi Pesisir

Berita Terbaru