Gubernur Jateng Dorong Reformasi Birokrasi, Tekankan Pelayanan Publik

- Pewarta

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional Ahli Utama di lingkungan Pemerintah Provinsi Jateng, di Semarang, Senin (27/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional Ahli Utama di lingkungan Pemerintah Provinsi Jateng, di Semarang, Senin (27/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

SEMARANG, Wawasannews.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan pentingnya reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan menekankan bahwa birokrasi harus berorientasi pada pelayanan, bukan justru memperumit proses.

Pesan tersebut disampaikan saat pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional Ahli Utama di lingkungan Pemprov Jateng. Ia meminta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru dilantik untuk segera melakukan perubahan nyata di unit kerja masing-masing.

“Kami ingin birokrasi kita benar-benar hadir untuk melayani masyarakat, bukan sekadar menjalankan administrasi,” tegasnya. (Di lansir dari antaranews)

Menurutnya, salah satu langkah konkret yang harus dilakukan adalah memangkas jalur birokrasi yang tidak efektif, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik. Ia menilai birokrasi yang berbelit hanya akan menghambat kinerja pemerintah dan menurunkan kepercayaan masyarakat.

Selain itu, para pejabat juga diminta lebih responsif terhadap keluhan masyarakat. Gubernur menekankan bahwa setiap aduan publik harus segera ditindaklanjuti agar tidak menumpuk dan menjadi persoalan yang lebih besar.

Ia juga mengingatkan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalitas. Setiap pejabat diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi organisasi serta menghadirkan perubahan positif.

Dalam pelantikan tersebut, total 27 pejabat resmi dilantik, terdiri dari 26 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan satu Pejabat Fungsional Ahli Utama. Dari jumlah itu, sebagian merupakan promosi jabatan dan sebagian lainnya hasil rotasi untuk penyegaran organisasi.

Gubernur menegaskan bahwa proses pengisian jabatan telah dilakukan berdasarkan sistem merit dan telah diverifikasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Ia juga menekankan pentingnya menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

Dengan dorongan reformasi ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah diharapkan mampu menghadirkan birokrasi yang lebih efektif, responsif, dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mahfud Sodiq: 2.503 Anggota Pramuka Kendal Lolos Seleksi Ketat Raih Predikat Pramuka Garuda
PKB Kendal Gelar Ta’aruf dan Upgrading Pengurus, Bidik Hattrick Pemilu 2029
Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal
Dengar Aspirasi Warga, Ketua Komisi C DPRD Kendal Dorong Program Agroforestry untuk Kurangi Risiko Banjir dan Longsor
Kendal Open Fair 2026 Ditutup dengan Kendal Bersholawat, Dikunjungi 462 Ribu Orang dan Catat Omzet Rp60,65 Miliar
Petani Muda Kendal Disiapkan Hadapi Era Pertanian Modern Berbasis AI
Usai Dipanggil Polda Jateng, DPRD Kendal Minta Mora Sandhy Tak Ikuti Agenda Kedewanan Sementara
PSIS Semarang Resmi Pertahankan Raffinha, Penyerang Brasil Ini Siap Antar Mahesa Jenar Kejar Promosi

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:30

Mahfud Sodiq: 2.503 Anggota Pramuka Kendal Lolos Seleksi Ketat Raih Predikat Pramuka Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:56

PKB Kendal Gelar Ta’aruf dan Upgrading Pengurus, Bidik Hattrick Pemilu 2029

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:42

Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:54

Dengar Aspirasi Warga, Ketua Komisi C DPRD Kendal Dorong Program Agroforestry untuk Kurangi Risiko Banjir dan Longsor

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:58

Kendal Open Fair 2026 Ditutup dengan Kendal Bersholawat, Dikunjungi 462 Ribu Orang dan Catat Omzet Rp60,65 Miliar

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI, Andi Nur Alam Syah, menyerahkan secara simbolis bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat kunjungan kerja di Dukuh Saren, Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Kamis (30/7/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Jawa Tengah

Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal

Jumat, 31 Jul 2026 - 07:42