MPR RI dan ULM Perkuat Kolaborasi Cetak SDM Unggul

- Pewarta

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Sekjen MPR RI Siti Fauziah dan Rektor ULM) Prof. Ahmad Alim Bachri (tengah) berfoto bersama usai penandatangan kerja sama bidang pendidikan di Ruang Rapat Wasaka 3, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (7/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Plt. Sekjen MPR RI Siti Fauziah dan Rektor ULM) Prof. Ahmad Alim Bachri (tengah) berfoto bersama usai penandatangan kerja sama bidang pendidikan di Ruang Rapat Wasaka 3, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (7/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Sekretariat Jenderal MPR RI memperkuat kolaborasi strategis dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalimantan Selatan untuk mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah maupun nasional.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat untuk periode 2026–2031.

Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, mengatakan kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara lembaga negara dan perguruan tinggi dalam mencetak generasi yang adaptif dan berdaya saing.

Menurutnya, kolaborasi antara MPR dan ULM bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, kedua pihak telah bekerja sama dalam berbagai kegiatan seperti Focus Group Discussion (FGD), Forum Kajian Permusyawaratan (FKP), hingga program akademik lainnya.

“Alhamdulillah kami bisa kembali lagi ke sini. MPR sudah sering bekerja sama dengan ULM melalui FGD, FKP, dan berbagai kegiatan lainnya,” ujar Siti dalam keterangannya, Jumat. (Di lansir dari antaranews).

Ia juga mengapresiasi komitmen ULM dalam memperluas akses pendidikan, khususnya bagi mahasiswa kurang mampu. Program bantuan biaya pendidikan hingga pendekatan “jemput bola” yang dilakukan kampus dinilai menjadi inovasi positif dalam menjaga keberlanjutan pendidikan tinggi.

“Saya sangat salut, universitas ini bisa membiayai mahasiswa yang kurang mampu, bahkan menerapkan metode jemput bola. Itu sangat bagus dan bisa dicontoh kampus lain,” katanya.

Ke depan, kerja sama MPR RI dan ULM akan diperkuat melalui berbagai program, termasuk diskusi akademik, penelitian, magang, hingga praktik kerja lapangan bagi mahasiswa.

Selain memberikan manfaat akademik, hasil kajian dari forum-forum tersebut juga diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi Badan Pengkajian MPR RI dalam merumuskan rekomendasi kebijakan strategis.

Salah satu isu yang akan menjadi perhatian dalam kolaborasi ini adalah hukum lingkungan, tema yang dinilai relevan dengan kondisi Kalimantan Selatan yang masih memiliki kawasan hijau yang perlu dijaga keberlanjutannya.

Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Ahmad Alim Bachri, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia berharap sinergi dengan MPR RI dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional sekaligus mendorong lahirnya SDM unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas
243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas
Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi
Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar
Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026
Celurit 2 Meter dan Corbek 1,5 Meter Disita, Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Kendal
IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni
Warga Binaan Lapas Plantungan Belajar Restorative Justice dan Hak Hukum

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:56

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas

Rabu, 30 September 2026 - 16:37

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas

Rabu, 30 September 2026 - 15:29

Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 13:00

Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 12:10

Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Secret Link