Indonesia Siap Perkuat Bantuan dan Diplomasi untuk Palestina

- Pewarta

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta memberikan keterangan kepada media di Makassar, Senin (17/11/2025). Pemerintah Indonesia siap memperkuat bantuan kemanusiaan dan jalur diplomasi untuk mendukung perdamaian di Palestina. (Istimewa/Wawasannes)

Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta memberikan keterangan kepada media di Makassar, Senin (17/11/2025). Pemerintah Indonesia siap memperkuat bantuan kemanusiaan dan jalur diplomasi untuk mendukung perdamaian di Palestina. (Istimewa/Wawasannes)

MAKASSAR, WawasanNews – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Anis Matta menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia untuk memperkuat bantuan kemanusiaan dan upaya diplomasi dalam penyelesaian konflik di Palestina.
“Bantuan Indonesia selama ini lebih banyak berupa dukungan politik, moral, dan kemanusiaan. Apalagi ini juga bentuk rasa terima kasih atas utang sejarah masa lalu,” kata Anis Matta di Makassar, Senin (17/11/2025).

Hingga September 2025, Indonesia telah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai 12 juta dolar AS untuk mendukung operasional dapur umum di Gaza. Bantuan ini melengkapi kontribusi sebelumnya sebesar 24 juta dolar AS yang telah diserahkan pemerintah.

Selain bantuan uang, pemerintah juga mengirimkan 1.200 ton bahan makanan melalui jalur udara sebagai respons cepat terhadap krisis kemanusiaan yang terus memburuk di Gaza.

Baca Juga  Pemakzulan Bupati Sudewo Tak Berlanjut, Massa di Alun-alun Pati Bubarkan Diri

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anis menyampaikan, pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia memiliki keinginan lebih kuat untuk terlibat langsung dalam upaya perdamaian. Salah satunya dengan mempersiapkan pasukan perdamaian sebanyak 20 ribu personel, yang sebagian besar merupakan dokter dan tenaga kesehatan TNI.
“Kita siap. Namun proses pengirimannya masih menunggu keputusan final di Markas Besar PBB di New York. Indonesia siap mengirim kapan pun dibutuhkan,” ujarnya.

Wamenlu menambahkan, Presiden Prabowo menunjukkan kepemimpinan kuat dalam isu Palestina, termasuk melalui tekanan diplomatik intensif kepada pihak-pihak yang berkepentingan agar solusi damai segera tercapai. (ucl)

Berita Terkait

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance
Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain
KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru
Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik
Mensos Tegaskan Keterbukaan Data Bansos demi Penyaluran yang Tepat Sasaran
TNI AU Perkuat Distribusi Logistik untuk Korban Banjir di Sumatra
Kapolres Kendal Tinjau Produksi dan Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Brangsong

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:11

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:23

Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain

Senin, 12 Januari 2026 - 13:32

KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan

Senin, 12 Januari 2026 - 13:05

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 - 12:58

Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik

Berita Terbaru