KENDAL, Wawasannews.com – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan kembali digaungkan melalui kearifan lokal. Kondisi alam yang kian tertekan akibat aktivitas manusia mendorong berbagai elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya sumber air sebagai penopang utama kehidupan.
Anggota DPRD Kabupaten Kendal dari Fraksi PDI Perjuangan, Iqbal Adila, bersama Komunitas Pecinta Alam dan Budaya Kendal menggelar Merti Tirta dalam rangkaian Festival Pituturan bertema “Banyu Kahuripan”. Kegiatan tersebut dipusatkan di Sumber Air Tlogomili, Desa Tlogopayung, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal.
Merti Tirta merupakan tradisi budaya yang sarat nilai filosofis, sebagai wujud rasa syukur atas anugerah sumber air sekaligus pengingat pentingnya menjaga kelestarian alam. Tradisi ini menjadi media edukasi agar masyarakat kembali menyadari bahwa air bukan sekadar kebutuhan, melainkan sumber kehidupan yang harus dirawat secara berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan penebaran bibit ikan di area sumber air serta penanaman pohon di sekitarnya. Langkah konkret ini bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan kualitas lingkungan, sekaligus menjadi upaya mitigasi terhadap dampak perubahan iklim dan degradasi alam.
Iqbal Adila menegaskan bahwa pelestarian lingkungan tidak cukup hanya dengan wacana, melainkan harus diwujudkan melalui aksi nyata yang melibatkan masyarakat. “Alam harus dijaga bersama. Ketika kita merawat sumber air, menanam pohon, dan menjaga ekosistem, sesungguhnya kita sedang menyiapkan masa depan generasi berikutnya,” ujar Iqbal.
Melalui Festival Pituturan “Banyu Kahuripan”, nilai-nilai kearifan lokal kembali dihidupkan sebagai pengingat peran manusia sebagai penjaga alam. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat Kendal untuk terus merawat lingkungan demi keberlanjutan sumber kehidupan. (Red)








