KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Oknum Ditjen Pajak dalam Kasus Manipulasi PBB PT Wanatiara

- Pewarta

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK. (Istimewa/Wawasannews)

Gedung Merah Putih KPK. (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya mekanisme konsultasi yang dilakukan para tersangka kasus dugaan manipulasi pajak di KPP Madya Jakarta Utara dengan sejumlah pihak di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara KPK, Budi, saat memberikan keterangan pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/1/2026).

Menurut Budi, para tersangka diketahui melakukan komunikasi dan konsultasi dengan Direktorat Peraturan Perpajakan serta Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian sebelum penetapan nilai pajak dilakukan.

“Terdapat mekanisme konsultasi yang dilakukan oleh para tersangka di KPP Madya Jakarta Utara kepada pihak-pihak di kantor pusat, yakni Direktorat Peraturan Perpajakan serta Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian,” ujar Budi.

KPK menilai, penurunan nilai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) PT Wanatiara Persada terindikasi tidak wajar. Awalnya, kewajiban pajak perusahaan tersebut ditetapkan sebesar sekitar Rp75 miliar, namun kemudian diturunkan menjadi Rp15,7 miliar.

Atas kondisi tersebut, penyidik terus mendalami peran pihak-pihak di lingkungan kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak, termasuk dugaan adanya aliran dana dari para tersangka kepada oknum tertentu.

“Penyidik mendalami peran pihak-pihak di kantor pusat Ditjen Pajak, termasuk dugaan adanya aliran uang dari para tersangka kepada oknum di Ditjen Pajak pusat,” tegasnya.

Budi menambahkan, KPK berkomitmen untuk mengusut tuntas perkara ini dengan menelusuri aliran dana secara menyeluruh, guna mengungkap pihak-pihak yang terlibat.

“Kami masih akan terus menyusuri aliran uangnya, kepada siapa saja dan dalam konteks apa, sehingga peran masing-masing pihak dapat tergambar secara jelas,” pungkasnya. (zdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PMII Cabang Semarang Gelar “Sekolah Riset” Bersama BRIDA Kota Semarang, Perkuat Tradisi Intelektual dan Kolaborasi Akademik
Hamili Penyandang Disabilitas, Oknum Perangkat Desa di Patean Divonis 12 Tahun
Petani di Kendal Gotong Royong Kendalikan Hama Tikus Jelang Panen
DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah
DPRD Kendal Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Cegah Kebakaran Melalui Sosialisasi
Satgas MBLB Kendal Hentikan Sementara Pengurukan Lahan di Arteri Kaliwungu, Utamakan Keselamatan dan Kepatuhan Perizinan
Gaji Ke-13 ASN Kendal Segera Cair, Pemkab Pastikan PNS dan PPPK Terima Pekan Ini
Polres Kendal Jemput Bola Cari Penderita TB Paru, Tracing Dilakukan dari Rumah ke Rumah

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:30

PMII Cabang Semarang Gelar “Sekolah Riset” Bersama BRIDA Kota Semarang, Perkuat Tradisi Intelektual dan Kolaborasi Akademik

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:01

Hamili Penyandang Disabilitas, Oknum Perangkat Desa di Patean Divonis 12 Tahun

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00

Petani di Kendal Gotong Royong Kendalikan Hama Tikus Jelang Panen

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:30

DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:57

DPRD Kendal Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Cegah Kebakaran Melalui Sosialisasi

Berita Terbaru

Jawa Tengah

DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:30