Kali Damar Hidupkan Sejarah Weleri dalam Balutan Drama Musikal

- Pewarta

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pemain drama musikal Kali Damar yang mengangkat kisah sejarah dan legenda Weleri, dipentaskan di Teras Nirwana Boja, Kabupaten Kendal. Foto : Wawasannews.com

Para pemain drama musikal Kali Damar yang mengangkat kisah sejarah dan legenda Weleri, dipentaskan di Teras Nirwana Boja, Kabupaten Kendal. Foto : Wawasannews.com

KENDAL, Wawasannews.com – Sejarah dan legenda Weleri seakan “hidup” kembali di atas panggung melalui pementasan drama musikal Kali Damar yang digelar di Teras Nirwana Boja, Rabu (22/4/2026) malam. Pertunjukan ini menghadirkan pengalaman berbeda dengan memadukan unsur mitos, sejarah, dan seni pertunjukan dalam balutan cerita yang epik dan emosional.

Kisah yang diangkat berakar dari sejarah lokal, terutama tokoh Pangeran Sambong atau Tumenggung Prawiro Setyo, yang dikenal dalam perjalanan masa lalu, termasuk dalam kisah perlawanan terhadap kolonial Belanda. Latar Kali Damar sendiri juga memiliki nilai historis sebagai salah satu titik pertempuran antara pasukan Republik Indonesia dan Belanda di kawasan Selokaton.

Cerita tersebut kemudian diperkaya dengan unsur legenda dan dikemas dalam bentuk drama musikal yang modern, sehingga mampu menjembatani generasi muda dengan sejarah lokal.

Baca Juga  Korlantas Gelar Operasi Zebra 17–30 November, Fokus Edukasi dan Perlindungan Pejalan Kaki

Pementasan ini digarap oleh Teater Atmosfer dengan dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal serta Arsy Aray Production. Melalui pendekatan artistik yang kekinian, cerita rakyat yang selama ini hanya dikenal secara lisan dihadirkan dalam bentuk visual yang lebih hidup dan mudah dipahami.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal melalui Sub Koordinator Sejarah, Yuhan Cahyantara, menyampaikan bahwa pementasan ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan kembali sejarah dan budaya daerah kepada masyarakat luas.

“Antusiasme penonton sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa seni pertunjukan bisa menjadi media efektif untuk menghidupkan kembali sejarah lokal,” ujarnya.

Sementara itu, pemeran Pangeran Sambong sekaligus Stage Manager, R. Arief Rahman Hunter, menjelaskan bahwa cerita Kali Damar berfokus pada perjalanan tokoh Nyai Damariyah atau Nyai Pandansari bersama Nyai Wungu yang bertemu dengan Pangeran Sambong dan dua muridnya, Bagus Wuragil serta Denowo.

Baca Juga  Ada Hantu di Charger HP Kita: Mengungkap Phantom Load yang Bikin Bumi Panas

Pertemuan para tokoh tersebut dikisahkan terjadi di sebuah tempat yang kini dikenal sebagai Sambung, yang memiliki makna menyambung kembali tali persaudaraan.

Salah satu penonton, R Bayu Adhi Pamungkas, menilai pertunjukan ini berhasil menghadirkan cerita rakyat dalam kemasan yang menarik dan relevan.

“Pertunjukan ini kreatif dan mampu menarik minat generasi muda untuk lebih mengenal budaya lokal,” katanya.

Dengan kemasan yang memadukan seni, sejarah, dan emosi, Kali Damar tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga ruang refleksi bagi masyarakat untuk kembali mengenal akar budaya dan sejarah daerahnya.

Pewarta : Fuad

Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dampak PMK, Stok Sapi Qurban di Kendal Menipis, Harga Tembus Rp30 Juta
Menuju Porprov Jateng 2026, Kendal Kejar 45 Emas dan Peringkat 5 Besar
Ketua Komisi D DPRD Kendal Doakan Jamaah Haji Pulang Jadi Teladan, Pelepasan Kloter 18 Diwarnai Tangis Haru
Penemuan Kerangka di Kendal, Polisi Bawa ke RS Bhayangkara untuk Identifikasi
TMMD Sengkuyung 2026 di Bringinsari Kendal Dorong Pembangunan Infrastruktur Desa
Begal Sadis di Patean Kendal, Karyawan Minimarket Dibacok dan Motor Dibawa Kabur
Liga Indonesia Memanas, Tiga Raksasa Berebut Takhta hingga Pekan Akhir
Bertemu Kepala BRIN, PDKN Siap Ambil Peran dalam Ekosistem Riset dan Inovasi

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 12:20

Dampak PMK, Stok Sapi Qurban di Kendal Menipis, Harga Tembus Rp30 Juta

Minggu, 26 April 2026 - 12:04

Menuju Porprov Jateng 2026, Kendal Kejar 45 Emas dan Peringkat 5 Besar

Minggu, 26 April 2026 - 11:10

Ketua Komisi D DPRD Kendal Doakan Jamaah Haji Pulang Jadi Teladan, Pelepasan Kloter 18 Diwarnai Tangis Haru

Jumat, 24 April 2026 - 19:19

Penemuan Kerangka di Kendal, Polisi Bawa ke RS Bhayangkara untuk Identifikasi

Jumat, 24 April 2026 - 19:07

TMMD Sengkuyung 2026 di Bringinsari Kendal Dorong Pembangunan Infrastruktur Desa

Berita Terbaru