WONOSOBO, Wawasannews.com – Simpang Pasar Kertek, Kabupaten Wonosobo, kembali menjadi perhatian publik setelah terjadi kecelakaan tunggal yang melibatkan truk tronton bermuatan keramik pada Sabtu (27/12/2025) pagi. Insiden ini menegaskan pentingnya kewaspadaan dan evaluasi keselamatan di jalur tersebut yang dikenal rawan kecelakaan.
Peristiwa terjadi saat kondisi lalu lintas relatif lengang. Berdasarkan keterangan warga dan rekaman CCTV yang beredar, truk melaju dari arah Parakan menuju Kertek dengan kecepatan cukup tinggi. Setibanya di simpang empat Pasar Kertek, kendaraan berat itu diduga mengalami gangguan sistem pengereman sehingga tidak dapat dikendalikan secara optimal.
Truk kemudian menghantam tugu di tengah persimpangan sebelum akhirnya meluncur ke sisi kanan jalur penyelamat dan menabrak deretan ruko di kawasan tersebut. Akibat benturan keras, muatan keramik tumpah dan berserakan di badan jalan, mengganggu arus lalu lintas serta aktivitas warga sekitar.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah pedagang dan masyarakat setempat segera mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan awal. Salah seorang saksi mata, Kumpul, menuturkan bahwa suara benturan terdengar keras disertai padamnya aliran listrik di sekitar lokasi. Pemilik warung yang ruko-nya terdampak dilaporkan mengalami syok, namun tidak mengalami luka serius.
Dalam kejadian ini, satu orang korban laki-laki dilaporkan mengalami luka dan langsung dievakuasi warga ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga proses evakuasi berlangsung, petugas
kepolisian bersama tim terkait melakukan pengamanan lokasi serta pengaturan lalu lintas guna mencegah kemacetan.
Sebuah mobil derek dikerahkan untuk mengevakuasi badan truk yang mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan. Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan
pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi teknis kendaraan.
Warga setempat menyebut kawasan Pasar Kertek kerap terjadi kecelakaan lalu lintas, terutama melibatkan kendaraan berat di jalur menurun. Kejadian ini diharapkan menjadi momentum evaluasi bersama demi
meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan meminimalisir risiko kecelakaan serupa di masa mendatang. (fad)








