KENDAL, Wawasannews.com – Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq melakukan penanaman pohon di sela kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026 yang digelar di Desa Gedong, Kecamatan Patean, Selasa (10/2/2026). Aksi tersebut menjadi simbol dukungan DPRD Kendal terhadap pembangunan desa yang tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga kelestarian lingkungan.
Penanaman pohon dilakukan bersamaan dengan pembukaan TMMD Reguler ke-127 yang melibatkan kolaborasi TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah. Mahfud Sodiq menegaskan, program TMMD merupakan contoh konkret pembangunan kolaboratif yang perlu terus diperkuat.
“Kami di DPRD Kendal tentu mendukung penuh upaya Kodim Kendal dalam membangun Kabupaten Kendal. Pembangunan kolaboratif seperti TMMD ini sangat penting karena melibatkan TNI, Polri, dan pemerintah daerah,” kata Mahfud Sodiq di sela kegiatan.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, penanaman pohon di lokasi TMMD menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan, terutama di wilayah perdesaan yang sedang berkembang. Ia menilai, pembangunan fisik harus dibarengi dengan kesadaran ekologis agar manfaatnya berkelanjutan.
Mahfud juga menyebut pelaksanaan TMMD di Kecamatan Patean memiliki makna tersendiri. “Program TMMD kali ini digelar di Kecamatan Patean yang merupakan tempat kelahiran saya. Tentu ini menjadi kebanggaan dan motivasi untuk ikut mengawal keberhasilan program,” imbuhnya.

Sementara itu, Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Bagus Setyawan menjelaskan bahwa TMMD Reguler ke-127 akan berlangsung selama kurang lebih 30 hari, terhitung sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026. Kegiatan TMMD mencakup program fisik dan nonfisik yang menyasar peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.
“Untuk kegiatan fisik, kami membangun jalan rabat beton sepanjang 1.100 meter dengan ketebalan 12 sentimeter dan lebar 3 meter,” jelas Letkol Inf Bagus.
Selain pembangunan jalan, TMMD juga meliputi rehabilitasi mushola, pengeboran sumur air bersih, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan MCK. Adapun kegiatan nonfisik difokuskan pada pembekalan pencegahan stunting, edukasi kesehatan, pelayanan administrasi kependudukan, hingga pasar murah menjelang Ramadan.
“Seluruh program ini kami kolaborasikan dengan pemerintah daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Untuk mendukung TMMD Reguler ke-127, anggaran yang digelontorkan mencapai Rp1,385 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Kendal, CSR BUMN dan BUMD, perusahaan swasta, serta swadaya masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kendal dan Ketua DPRD Kendal atas dukungan anggaran sehingga TMMD dapat berjalan optimal,” pungkas Letkol Inf Bagus. (Red)








