MAGELANG, Wawasannews.com — Pemerintah Kabupaten Magelang menyambut kedatangan ratusan pemudik yang mengikuti program mudik gratis dari Jakarta di Terminal Secang, Senin malam (16/3/2026). Sebanyak 250 warga perantauan asal Magelang tiba menggunakan lima armada bus yang difasilitasi pemerintah daerah.
Di kutip dari antaranewsjateng, Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto, secara langsung menyampaikan ucapan selamat datang kepada para pemudik yang pulang ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah bersama keluarga.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang, kami mengucapkan selamat datang kepada para pemudik di kampung halaman tercinta. Semoga kepulangan ini menjadi momen yang penuh kebahagiaan untuk berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga,” ujar Adi Waryanto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para warga Magelang yang merantau dan bekerja di wilayah Jabodetabek seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi. Menurutnya, kerja keras para perantau menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami sangat menghargai perjuangan bapak dan ibu yang bekerja keras di perantauan demi keluarga. Semangat tersebut merupakan salah satu kekuatan bagi pembangunan Kabupaten Magelang,” katanya.
Adi menjelaskan, program mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk membantu masyarakat perantau agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan lebih terjangkau.
Selain menyediakan fasilitas mudik gratis, Pemkab Magelang juga menyiapkan program balik rantau gratis bagi para perantau yang akan kembali bekerja setelah Lebaran. Program tersebut dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret 2026.
Sementara itu, Koordinator kegiatan mudik gratis, Iwan, menyampaikan bahwa program tahun ini memberangkatkan lima bus dari Jakarta dengan total 250 penumpang.
“Setiap bus membawa sekitar 50 orang dengan berbagai latar belakang profesi, mulai dari asisten rumah tangga, pekerja pabrik, buruh, pengemudi ojek online, hingga pedagang yang merantau di wilayah Jabodetabek,” jelasnya.
Rombongan pemudik tersebut diberangkatkan dari kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta sekitar pukul 09.00 WIB dalam program mudik bersama yang dikoordinasikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Menurut Iwan, program ini tidak hanya membantu meringankan biaya transportasi para perantau, tetapi juga diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi di daerah.
“Dengan adanya mudik gratis ini, para perantau dapat menghemat biaya perjalanan sehingga uang yang dimiliki bisa dimanfaatkan di kampung halaman untuk membantu keluarga dan menggerakkan ekonomi lokal,” ujarnya.
Selain itu, penggunaan transportasi bus juga dinilai lebih aman dibandingkan perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan roda dua.
Program mudik gratis yang digelar Pemkab Magelang tersebut kini memasuki tahun kedua penyelenggaraan. Jika pada tahun sebelumnya hanya menyediakan tiga armada bus, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi lima bus seiring tingginya minat masyarakat untuk mengikuti program tersebut. (red)









