Arus Libur Nataru Diprediksi Padat, Satlantas Kendal Terapkan Pembatasan Truk

- Pewarta

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deretan truk angkutan barang melintas di jalur Pantura Kendal, Jawa Tengah, jelang pemberlakuan pembatasan operasional selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Istimewa/Wawasannews)

Deretan truk angkutan barang melintas di jalur Pantura Kendal, Jawa Tengah, jelang pemberlakuan pembatasan operasional selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Memasuki periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Satlantas Polres Kendal memberlakukan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang. Kebijakan ini merujuk pada SKB Tiga Menteri dan ditujukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus menekan risiko kecelakaan selama momen mobilitas tinggi.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal Ipda Heru Andriantoro menjelaskan, pembatasan berlaku untuk jalur tol maupun non-tol di Jawa Tengah, termasuk kendaraan yang melintas wilayah Kabupaten Kendal.

“Pembatasan operasional kendaraan barang diberlakukan pada 19–20 Desember 2025, 23–28 Desember 2025, serta 2–4 Januari 2026, mulai pukul 00.00 hingga 24.00 WIB,” terang Ipda Heru, Jumat (19/12/2025).

Menurutnya, langkah tersebut ditempuh sebagai antisipasi lonjakan volume kendaraan pada arus mudik dan balik Nataru, terutama di koridor utama yang berpotensi padat. Satlantas menilai, pengendalian lalu lintas pada masa puncak perjalanan menjadi kunci untuk menciptakan kondisi jalan yang lebih tertib dan aman.

“Fokus kami adalah menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, terutama di jalur-jalur utama yang rawan kepadatan,” ujarnya.

Meski pembatasan diterapkan, Satlantas menegaskan ada sejumlah pengecualian bagi angkutan tertentu. Kendaraan yang mengangkut kebutuhan strategis tetap diperbolehkan beroperasi, seperti pengangkut BBM dan gas, hewan ternak, pupuk, pakan ternak, barang pokok, hantaran uang, hingga logistik untuk penanganan bencana alam.

Baca Juga  DLH Kendal Dorong Edukasi Cinta Lingkungan Lewat Panjat Tebing Pelajar

“Angkutan barang strategis yang menyangkut hajat hidup masyarakat tetap diperbolehkan beroperasi dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Ipda Heru.

Satlantas Polres Kendal turut mengimbau perusahaan angkutan dan para pengemudi untuk menyesuaikan jadwal perjalanan sejak awal, memastikan kelengkapan kendaraan, serta mematuhi aturan pembatasan demi kelancaran bersama.

“Kami berharap seluruh pengguna jalan bisa saling memahami dan mematuhi aturan ini demi kenyamanan dan keselamatan bersama selama libur Nataru,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance
Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain
KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru
Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik
Mensos Tegaskan Keterbukaan Data Bansos demi Penyaluran yang Tepat Sasaran
TNI AU Perkuat Distribusi Logistik untuk Korban Banjir di Sumatra
Kapolres Kendal Tinjau Produksi dan Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Brangsong

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:11

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:23

Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain

Senin, 12 Januari 2026 - 13:32

KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan

Senin, 12 Januari 2026 - 13:05

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 - 12:58

Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik

Berita Terbaru