Ini Dia Profil Farida Farichah, Mantan Ketum PP IPPNU yang Dilantik Jadi Wamenkop

- Pewarta

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Farida Farichah Wamenkop RI (17/09)

Potret Farida Farichah Wamenkop RI (17/09)

JAKARTA, Wawasannews – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melantik Farida Farichah, M.Si sebagai Wakil Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Wamenkop) pada Rabu, 17 September 2025 di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan tersebut berlangsung bersama beberapa nama lain dalam reshuffle kabinet “Kabinet Merah Putih” periode 2025–2029.

Farida menggantikan posisi wakil menteri yang ditinggalkan Ferry Juliantono, setelah Ferry diangkat menjadi Menteri Koperasi dan UKM. Dengan demikian, duet Ferry–Farida diharapkan mampu memperkuat arah kebijakan koperasi dan UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Jejak Organisasi dan Pendidikan

Farida Farichah lahir di Grobogan, Jawa Tengah, 20 Juli 1986. Sejak kecil, ia ditempa dengan kombinasi pendidikan formal dan agama. Ia menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 1 Putatsari Grobogan (1992–1998) sambil belajar di Madrasah Diniyah Miftahut Thullab. Kemudian ia melanjutkan ke MTs Yarobi Grobogan (1998–2001) dan berhasil lulus dengan predikat terbaik.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendidikan menengah atas dijalani di SMU Negeri 1 Grobogan (2001–2004). Ia dikenal sebagai satu-satunya siswi lulusan madrasah tsanawiyah yang diterima di sekolah itu. Ia bahkan berhasil meraih nilai ujian nasional tertinggi di angkatannya.

Baca Juga  Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Antasari Azhar

Setelah lulus SMA, Farida diterima di Universitas Negeri Semarang (UNNES) jurusan Pendidikan Kimia. Selama kuliah, ia aktif sebagai asisten laboratorium, peneliti muda, dan penulis karya ilmiah. Tak hanya itu, ia juga menempuh pendidikan pesantren di Pondok Pesantren Ahlussunnah Waljama’ah Semarang (2004–2008) dan Pondok Pesantren Al-Ibriz Semarang (2008–2009).

Pada 2008, ia meraih gelar sarjana pendidikan kimia. Tak berhenti di sana, ia melanjutkan studi di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lulus pada 2011 dengan gelar Magister Sains Kimia dalam waktu 20 bulan. Ia berhasil meraih predikat cum laude (IPK 3,79). Tesisnya tentang nanopartikel kitosan menjadi bagian dari riset hibah Ditjen Dikti.

Karier Organisasi

Sejak remaja, Farida telah aktif di organisasi. Ia pernah menjadi Ketua OSIS MTs Yarobi Grobogan, lalu masuk ke struktur PW IPPNU Jawa Tengah (2007–2009). Kariernya terus menanjak hingga dipercaya sebagai Wakil Sekretaris PP IPPNU (2009–2012), dan akhirnya menjabat Ketua Umum PP IPPNU periode 2012–2015.

Di bawah kepemimpinannya, IPPNU semakin dikenal luas secara nasional. Ia memperkuat sistem kaderisasi pelajar putri NU di daerah, serta menginisiasi program peningkatan kapasitas pelajar perempuan, pendidikan karakter, hingga pemberdayaan generasi muda.

Baca Juga  Presiden Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Mobil Pengantar Makanan di RS Koja

Setelah menuntaskan amanah di IPPNU, Farida melanjutkan kiprah di Fatayat NU. Saat ini ia menjabat sebagai Wakil Sekretaris PP Fatayat NU periode 2022–2027. Melalui Fatayat, ia terlibat aktif dalam isu-isu perempuan muda NU, mulai dari pendidikan, perlindungan sosial, hingga penguatan ekonomi keluarga berbasis komunitas.

Karier Politik dan Profesional

Selain aktif di NU, Farida juga merambah dunia politik. Ia adalah kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan kini menjabat sebagai Wakil Sekretaris DPP PKB (2019–2029) sekaligus Wakil Sekretaris DPP Perempuan Bangsa (2024–2029).

Di ranah kepemudaan, ia pernah menjadi Wakil Ketua DPP KNPI (2015–2018). Sementara dalam jalur pemerintahan, Farida tercatat sebagai Asisten Ahli di Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi (2012–2014) serta Tenaga Ahli Anggota DPR RI (2014–sekarang).

Kiprah Internasional

Kiprah Farida juga menembus panggung dunia. Pada 2014, ia mewakili Indonesia di 2nd General Assembly Islamic Conference Youth Forum (OKI) di Istanbul, Turki, serta 11th Doha Interfaith Conference di Qatar. Selain itu, ia juga terlibat dalam forum akademik internasional seperti Teleconference Seminar IPB & Gifu University Jepang (2009).

Baca Juga  Bejat! Modin di Kendal Cabuli Perempuan Disabilitas, Terungkap Setelah Korban Hamil

Pelantikan di Istana Negara

Pada pelantikan di Istana Negara, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberadaan wakil menteri diperlukan untuk memperkuat kinerja kementerian yang bersinggungan langsung dengan masyarakat kecil. Sektor koperasi dan UMKM yang menyerap lebih dari 60% tenaga kerja nasional membutuhkan perhatian serius, dan figur seperti Farida Farichah dinilai tepat untuk memberikan sentuhan segar.

Pelantikan Farida disambut hangat oleh keluarga besar Nahdlatul Ulama dan Partai Kebangkitan Bangsa. Sejumlah tokoh NU menyebut pelantikan ini sebagai “bukti peran kader perempuan muda NU kian diakui di tingkat nasional.”

Harapan ke Depan

Sebagai santri, akademisi, aktivis, sekaligus politisi, Farida Farichah diharapkan mampu membawa energi baru bagi penguatan koperasi dan UMKM. Dari IPPNU hingga Fatayat NU, dari pesantren hingga forum internasional, kiprah panjangnya menegaskan konsistensi pengabdian untuk perempuan, generasi muda, dan masyarakat kecil.

Kini, dengan amanah baru sebagai Wamenkop, Farida siap melanjutkan perjuangan agar koperasi dan UMKM menjadi pilar utama menuju Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance
Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain
KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru
Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik
Mensos Tegaskan Keterbukaan Data Bansos demi Penyaluran yang Tepat Sasaran
TNI AU Perkuat Distribusi Logistik untuk Korban Banjir di Sumatra
Kapolres Kendal Tinjau Produksi dan Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Brangsong

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:11

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:23

Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain

Senin, 12 Januari 2026 - 13:32

KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan

Senin, 12 Januari 2026 - 13:05

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 - 12:58

Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik

Berita Terbaru