KENDAL, Wawasannews.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kendal menargetkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp13 miliar pada tahun 2026. Target tersebut disampaikan dalam rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Baznas sekaligus Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Kendal di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Kamis (22/1/2026).
Ketua Baznas Kendal, Samsul Huda, mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 lalu, Baznas Kendal berhasil menghimpun dana sebesar Rp12,6 miliar. Dana tersebut berasal dari sekitar 10.600 muzakki, yang sebagian besar berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal.
“Alhamdulillah, capaian tahun lalu cukup baik. Tahun ini kami optimistis target Rp13 miliar bisa tercapai, bahkan berpeluang meningkat dengan dukungan semua pihak,” ujar Samsul Huda.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, pada tahun 2026 Baznas Kendal memfokuskan program kerja pada lima bidang utama, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi dan UMKM, dakwah serta advokasi keagamaan, dan bidang kemanusiaan. Seluruh program tersebut akan terus diperkuat agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
“Program prioritas tahun ini akan kami tingkatkan, baik dari sisi kualitas maupun jangkauan penerima manfaat,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyatakan dukungannya terhadap target yang dicanangkan Baznas Kendal. Ia berharap target tersebut tidak hanya tercapai, tetapi juga dapat melampaui capaian tahun sebelumnya.
“Kami akan terus mendorong optimalisasi pengumpulan zakat, khususnya dari lingkungan ASN dan BUMD, karena masih ada potensi yang belum tergarap maksimal,” kata Bupati.
Menurutnya, selama ini Baznas Kendal telah menunjukkan peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui berbagai program sosial dan kemasyarakatan.
“Baznas selalu bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Program-programnya sangat membantu dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan pendidikan, serta bidang sosial lainnya,” ungkapnya.
Pemkab Kendal berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, sehingga pengelolaan zakat semakin profesional, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat. (ucl)








