Harga Emas Antam Turun Rp50.000, Momentum Beli atau Sinyal Waspada?

- Pewarta

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramuniaga menunjukkan emas batangan di sebuah gerai penjualan emas. (Istimewa/Wawasannews)

Pramuniaga menunjukkan emas batangan di sebuah gerai penjualan emas. (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam sebesar Rp50.000 per gram pada Rabu pagi, memicu perhatian pelaku pasar dan membuka peluang baru bagi investor di tengah dinamika harga logam mulia.

Di kutip dari antaranews.com, Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, harga emas turun dari Rp2.880.000 menjadi Rp2.830.000 per gram. Penurunan ini juga diikuti oleh harga beli kembali (buyback) yang ikut terkoreksi menjadi Rp2.640.000 per gram.

Kondisi ini mencerminkan pergerakan harga emas yang dinamis dan dipengaruhi berbagai faktor global, termasuk fluktuasi nilai tukar, kebijakan suku bunga, serta sentimen pasar terhadap aset safe haven.

Bagi investor, penurunan harga ini bisa menjadi peluang untuk melakukan akumulasi, terutama bagi yang berorientasi jangka panjang. Namun di sisi lain, kondisi ini juga menjadi sinyal untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi, mengingat harga emas dapat berubah sewaktu-waktu.

Selain itu, transaksi emas batangan juga dikenakan ketentuan pajak sesuai regulasi yang berlaku. Penjualan kembali emas dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP, yang langsung dipotong dari nilai buyback.

Sementara untuk pembelian emas batangan, dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP, sebagaimana diatur dalam PMK Nomor 34/PMK.10/2017.

Adapun rincian harga emas Antam per Rabu pagi menunjukkan variasi berdasarkan ukuran gramasi, mulai dari Rp1.465.000 untuk 0,5 gram hingga Rp2.770.600.000 untuk 1.000 gram.

Penurunan harga ini menjadi perhatian penting bagi masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi maupun lindung nilai. Dengan volatilitas yang terjadi, pemantauan harga secara berkala menjadi kunci agar keputusan investasi tetap tepat dan terukur. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mahfud Sodiq: 2.503 Anggota Pramuka Kendal Lolos Seleksi Ketat Raih Predikat Pramuka Garuda
PKB Kendal Gelar Ta’aruf dan Upgrading Pengurus, Bidik Hattrick Pemilu 2029
Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal
Dengar Aspirasi Warga, Ketua Komisi C DPRD Kendal Dorong Program Agroforestry untuk Kurangi Risiko Banjir dan Longsor
Kendal Open Fair 2026 Ditutup dengan Kendal Bersholawat, Dikunjungi 462 Ribu Orang dan Catat Omzet Rp60,65 Miliar
Petani Muda Kendal Disiapkan Hadapi Era Pertanian Modern Berbasis AI
Usai Dipanggil Polda Jateng, DPRD Kendal Minta Mora Sandhy Tak Ikuti Agenda Kedewanan Sementara
PSIS Semarang Resmi Pertahankan Raffinha, Penyerang Brasil Ini Siap Antar Mahesa Jenar Kejar Promosi

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:30

Mahfud Sodiq: 2.503 Anggota Pramuka Kendal Lolos Seleksi Ketat Raih Predikat Pramuka Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:56

PKB Kendal Gelar Ta’aruf dan Upgrading Pengurus, Bidik Hattrick Pemilu 2029

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:42

Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:54

Dengar Aspirasi Warga, Ketua Komisi C DPRD Kendal Dorong Program Agroforestry untuk Kurangi Risiko Banjir dan Longsor

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:58

Kendal Open Fair 2026 Ditutup dengan Kendal Bersholawat, Dikunjungi 462 Ribu Orang dan Catat Omzet Rp60,65 Miliar

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI, Andi Nur Alam Syah, menyerahkan secara simbolis bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat kunjungan kerja di Dukuh Saren, Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Kamis (30/7/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Jawa Tengah

Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal

Jumat, 31 Jul 2026 - 07:42