BAWANG, Wawasannews.com – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal LARBA (Lare Batang) yang diikuti santri dan alumni Pondok Pesantren Putri Yanbu’ul Huda Wonodadi, Plantungan, Kendal. Kegiatan tersebut digelar pada Minggu (5/4/2026) di kediaman Mbak Khusnul Aulia, Dukuh Bentul, Desa Sibebek, Kecamatan Bawang.
Sebanyak 45 peserta yang terdiri dari santri dan alumni LARBAT turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Halal bihalal tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri, sekaligus menjaga ukhuwah islamiyah di tengah para anggota yang kini telah tersebar di berbagai daerah.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan lantunan sholawat yang dibawakan grup rebana sehingga menambah suasana khidmat. Kegiatan selanjutnya diisi dengan muqodaman atau khataman Al-Qur’an 30 juz sebagai bentuk doa bersama dan ungkapan rasa syukur.
Ketua panitia, Mbak Niswatul, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin. Menurutnya, halal bihalal tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan rasa kekeluargaan di antara anggota LARBAT.
Sementara itu, sohibul bait, Bapak Judi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai semangat para santri dan alumni dalam menjaga tradisi silaturahmi merupakan hal yang patut dijaga dan dilestarikan.
Puncak acara diisi dengan mauidzoh hasanah dan doa yang disampaikan oleh Kyai Mis’ad. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menjaga persaudaraan serta menjadikan momentum Idulfitri sebagai sarana introspeksi diri dan mempererat hubungan antarsesama.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan musafahah atau saling berjabat tangan sebagai simbol saling memaafkan, serta sesi foto bersama guna mengabadikan momen kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat persatuan dan kekeluargaan dalam LARBA dapat terus terjaga serta semakin kuat di masa mendatang.
Pewarta : Ahmad Zida/fuad
Editor riyadi









