KENDAL, Wawasannews – Gema Keadilan Kendal resmi melantik kepengurusan baru masa bakti 2026–2031 dalam sebuah acara yang digelar di Ruang Rapat Paripurna Gema Keadilan Kendal, Minggu (8/2/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Kepengurusan baru dipimpin oleh Dwi Margo Utomo, S.E., yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Kendal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Gema Keadilan merupakan organisasi kepemudaan PKS yang berorientasi pada pengembangan kapasitas generasi muda serta pendidikan politik yang konstruktif.
“Gema Keadilan hadir sebagai wadah pengembangan potensi pemuda sekaligus ruang pembelajaran politik yang sehat dan beretika,” ujar Dwi Margo Utomo.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, kegiatan pelantikan kali ini dirancang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mengedepankan aspek edukatif yang relevan dengan kebutuhan pelajar saat ini. Salah satunya melalui penyelenggaraan talkshow bertema kesehatan mental.
“Selain pelantikan, kami menghadirkan talkshow kesehatan mental sebagai ruang aman bagi pelajar untuk menyampaikan keresahan dan persoalan yang mereka hadapi,” imbuhnya.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPD PKS Kabupaten Kendal, Arif Sapto Hudiyanto, serta sejumlah tokoh pemuda dan aktivis pendidikan. Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan talkshow kesehatan mental yang menghadirkan Ketua KNPI Kendal, Nattaya Kenenza, S.H., dan psikolog Hanifah Nurul F, S.Psi.
Talkshow ini diikuti sekitar 200 pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Kendal. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal Gema Keadilan dalam memberikan pendampingan dan edukasi di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu kesehatan mental remaja.
Dalam pemaparannya, Nattaya Kenenza menyoroti masih kuatnya stigma negatif terhadap persoalan kesehatan mental di kalangan pelajar.
“Banyak pelajar menganggap stres dan tekanan sebagai tanda kelemahan, sehingga enggan bercerita. Akibatnya, masalah mental sering tidak tertangani dengan baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Hanifah Nurul F menjelaskan bahwa gangguan mental tidak selalu muncul dalam bentuk ekstrem, namun kerap bermula dari kelelahan emosional yang dipendam dalam waktu lama.
“Masalah mental sering kali muncul dari kelelahan yang tidak disadari. Karena itu, penting melatih kesadaran emosi agar mampu mengenali batas diri dan merespons masalah secara tepat,” jelasnya.
Melalui pelantikan dan talkshow tersebut, Gema Keadilan Kendal berharap dapat berkontribusi aktif dalam membentuk generasi muda yang tangguh, sehat secara mental, serta mampu berperan positif dalam kehidupan sosial dan kebangsaan. (Ucl)








