Warga Blokir Akses Tambang Galian C di Kaliwungu Kendal

- Pewarta

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanduk penutupan akses tambang galian C dipasang warga di Kaliwungu, Kabupaten Kendal, sebagai bentuk protes atas aktivitas pertambangan yang dinilai merusak lingkungan dan tidak sesuai aturan. (Istimewa/Wawasannews)

Spanduk penutupan akses tambang galian C dipasang warga di Kaliwungu, Kabupaten Kendal, sebagai bentuk protes atas aktivitas pertambangan yang dinilai merusak lingkungan dan tidak sesuai aturan. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Warga di sekitar lokasi tambang galian C di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, menyuarakan keresahan mereka terhadap aktivitas lalu lintas truk pengangkut material yang dinilai menimbulkan debu dan berpotensi membahayakan keselamatan, khususnya anak-anak sekolah.

Salah satu warga, Lisnurat, mengungkapkan bahwa aktivitas truk galian C kerap berlangsung sejak pagi hari, bertepatan dengan jam berangkat sekolah. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas di sekitar permukiman semakin padat dan rawan kecelakaan.

“Kami sebenarnya tidak menolak tambangnya. Silakan beroperasi, tapi tolong atur waktunya. Jangan sebelum jam 8 pagi karena itu waktunya anak-anak berangkat sekolah,” ujar Lisnurat, Selasa (13/1/2026).

Selain persoalan keselamatan, warga juga mengeluhkan dampak lingkungan berupa debu yang beterbangan akibat keluar-masuknya truk tambang. Debu tersebut dirasakan mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga sekitar.

Tak hanya di pagi hari, menurut Lisnurat, aktivitas truk juga masih terlihat hingga malam hari. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga terhadap dampak jangka panjang, baik dari sisi lingkungan maupun keselamatan pengguna jalan.

Sebagai bentuk protes, warga memblokir akses masuk menuju area tambang. Sejak pemblokiran dilakukan, truk-truk galian C tampak berhenti beroperasi dan terparkir di sekitar pintu masuk lokasi tambang.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi, turun langsung ke lokasi untuk mendengar aspirasi warga. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengecek dan mengevaluasi status perizinan tambang tersebut.

“Yang sudah berizin saja kalau menimbulkan masalah akan kita evaluasi. Apalagi kalau tidak berizin, tentu tidak bisa dibiarkan,” tegas Benny.

Benny yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) menekankan bahwa masyarakat sekitar memiliki hak untuk ikut mengontrol aktivitas pertambangan di wilayahnya, terutama terkait dampak lingkungan.

“Warga punya hak untuk mengontrol. Kalau masyarakat menolak dan dampak lingkungannya bermasalah, izin lingkungan bisa saja tidak keluar,” jelasnya.

Menurut Benny, pemblokiran akses tambang menjadi sinyal kuat adanya persoalan serius yang dirasakan langsung oleh warga. Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh demi memastikan aktivitas pertambangan berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat. (fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Perhutani Kucurkan Bantuan untuk Benahi Fasilitas TK Tunas Rimba 1 Mangkang
Tekan Angka Kecelakaan, Operasi Patuh Candi 2026 Resmi Dimulai Hari Ini
218 Sertipikat Tanah Dibagikan di Limbangan, Warga Kedungboto Peroleh Kepastian Hukum
DPRD Kendal Sepakati Raperda Kades, Pengangkatan hingga Pemberhentian Perangkat Desa Diatur
Pelatihan Vokasi Disperinaker Kendal, 93 Lulusan Dibekali Jalan Menuju Dunia Kerja
Operasi Patuh Candi 2026 Resmi Dimulai, Polres Kendal Kedepankan Penindakan Tegas dan Terukur
Kabar Duka, Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat Usai Operasi Jantung di Rusia
Ketua DPRD Kendal Hadiri Pertemuan Corps Provost Banser, Perkuat Sinergi dengan Ansor-Banser

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:29

Perhutani Kucurkan Bantuan untuk Benahi Fasilitas TK Tunas Rimba 1 Mangkang

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:15

Tekan Angka Kecelakaan, Operasi Patuh Candi 2026 Resmi Dimulai Hari Ini

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:10

218 Sertipikat Tanah Dibagikan di Limbangan, Warga Kedungboto Peroleh Kepastian Hukum

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:34

DPRD Kendal Sepakati Raperda Kades, Pengangkatan hingga Pemberhentian Perangkat Desa Diatur

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:31

Pelatihan Vokasi Disperinaker Kendal, 93 Lulusan Dibekali Jalan Menuju Dunia Kerja

Berita Terbaru

Secret Link