Ratusan Tokoh Masyarakat di Tegal Ikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Ponpes Attauhidiyah Giren

- Pewarta

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota MPR RI Eka Widodo menyampaikan materi sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada peserta di Kabupaten Tegal. Foto: WawasanNews.com.

Anggota MPR RI Eka Widodo menyampaikan materi sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada peserta di Kabupaten Tegal. Foto: WawasanNews.com.

TEGAL, WawasanNews.com – Ratusan tokoh masyarakat (Tomas) di Kabupaten Tegal mengikuti sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Attauhidiyah Giren, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Minggu (14/12/2025).

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika tersebut diselenggarakan oleh Anggota MPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX, Eka Widodo.

Ratusan tokoh masyarakat, mulai dari ustadz hingga ketua RW se-Kabupaten Tegal, tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Anggota MPR RI yang akrab disapa Mas Edo itu menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

Baca Juga  Wapres Gibran Tinjau Cek Kesehatan dan Vaksinasi Anak Sekolah di Salatiga

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di tengah arus informasi yang semakin tidak terbendung, masyarakat harus tetap menjaga nilai Pancasila. Jangan sampai kita meninggalkan nilai-nilai luhur yang telah ditanamkan oleh para pendiri bangsa,” tegasnya.

Anggota Komisi II DPR RI tersebut menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan bukan sekadar konsep, melainkan nilai luhur yang harus diterapkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap tokoh masyarakat terus berperan aktif menanamkan Pancasila kepada warga, khususnya di wilayah pedesaan.

“Nilai-nilai kebangsaan ini harus hidup di tengah masyarakat. Saya berharap para tokoh masyarakat tidak pernah lelah menanamkan Pancasila kepada warga,” ujarnya.

Mas Edo juga mengajak para ketua RW untuk menjaga dan memperkuat semangat gotong royong antarwarga. Menurutnya, gotong royong merupakan ciri khas masyarakat Indonesia yang tidak boleh luntur.

Baca Juga  Pidato Sidang Tahunan MPR 2025: Prabowo Puji Capaian Presiden Terdahulu, Paparkan Kinerja 10 Bulan Pemerintahan

“Gotong royong adalah identitas bangsa kita. Jangan sampai pudar, justru harus terus diperkuat,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pemateri, Ustadz Ainul Yakin selaku tokoh agama Kabupaten Tegal, menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan selaras dengan ajaran Islam yang selama ini dijaga oleh para ulama.

“Empat pilar kebangsaan memiliki makna yang mendalam dan sejalan dengan nilai-nilai keislaman,” tuturnya.

Ia menambahkan, lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai persatuan dan kebangsaan kepada generasi muda. Menurutnya, sekolah dan pesantren menjadi ruang penting untuk membangun karakter kebangsaan pelajar.

“Sekolah dan pesantren adalah tempat strategis untuk menanamkan semangat persatuan dan kebangsaan kepada generasi muda,” pungkasnya. (Red)

Berita Terkait

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance
Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain
KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru
Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik
Mensos Tegaskan Keterbukaan Data Bansos demi Penyaluran yang Tepat Sasaran
TNI AU Perkuat Distribusi Logistik untuk Korban Banjir di Sumatra
Kapolres Kendal Tinjau Produksi dan Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Brangsong

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:11

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:23

Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain

Senin, 12 Januari 2026 - 13:32

KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan

Senin, 12 Januari 2026 - 13:05

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 - 12:58

Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik

Berita Terbaru