KENDAL, Wawasannews.com – Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kholid Abdillah, menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan dalam mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan peningkatan pemahaman kebijakan publik bersama Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kendal.
Kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Darul Amanah, Sukorejo, Ahad (11/1/2026), tersebut diikuti sekitar 100 kader Fatayat NU dari perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Kendal. Forum ini menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan kader perempuan muda untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses perumusan hingga pengawasan kebijakan publik.
Kholid Abdillah menilai pendekatan tatap muka masih sangat relevan, terutama bagi kelompok masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau informasi digital. Menurutnya, kebijakan publik yang baik harus dapat dipahami secara menyeluruh oleh seluruh lapisan masyarakat.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sosialisasi seperti ini penting agar kebijakan publik benar-benar dipahami, khususnya oleh masyarakat yang akses informasinya terbatas,” ujar Kholid.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program pemerintah tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi dengan organisasi kepemudaan yang memiliki basis massa kuat dan berada di usia produktif. Dalam konteks Jawa Tengah, Fatayat NU dinilai sebagai mitra strategis dalam menjembatani aspirasi masyarakat dan pemerintah.
“Program pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa menggandeng organisasi kepemudaan. Fatayat NU memiliki peran penting dalam mengawal kebijakan agar tetap berpihak pada rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Kendal, Muarofah, mengapresiasi antusiasme kader yang terus aktif dalam setiap agenda organisasi. Ia menegaskan bahwa kekuatan Fatayat NU terletak pada soliditas dan komitmen kolektif para anggotanya dari tingkat cabang hingga ranting.
“Fatayat NU Kendal bisa terus bergerak karena kebersamaan dan komitmen kader di semua tingkatan,” ujarnya. (red)








