Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik

- Pewarta

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kholid Abdillah Anggota Komisi A DPRD Jateng bersama pengurus PC Fatayat NU Kendal

Kholid Abdillah Anggota Komisi A DPRD Jateng bersama pengurus PC Fatayat NU Kendal

KENDAL, Wawasannews.com – Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kholid Abdillah, menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan dalam mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan peningkatan pemahaman kebijakan publik bersama Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kendal.

Kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Darul Amanah, Sukorejo, Ahad (11/1/2026), tersebut diikuti sekitar 100 kader Fatayat NU dari perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Kendal. Forum ini menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan kader perempuan muda untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses perumusan hingga pengawasan kebijakan publik.

Kholid Abdillah menilai pendekatan tatap muka masih sangat relevan, terutama bagi kelompok masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau informasi digital. Menurutnya, kebijakan publik yang baik harus dapat dipahami secara menyeluruh oleh seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga  Sampah Sungai Kendal Jadi Perhatian, Pemkab Percepat Normalisasi dan Edukasi Warga

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sosialisasi seperti ini penting agar kebijakan publik benar-benar dipahami, khususnya oleh masyarakat yang akses informasinya terbatas,” ujar Kholid.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program pemerintah tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi dengan organisasi kepemudaan yang memiliki basis massa kuat dan berada di usia produktif. Dalam konteks Jawa Tengah, Fatayat NU dinilai sebagai mitra strategis dalam menjembatani aspirasi masyarakat dan pemerintah.

“Program pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa menggandeng organisasi kepemudaan. Fatayat NU memiliki peran penting dalam mengawal kebijakan agar tetap berpihak pada rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Kendal, Muarofah, mengapresiasi antusiasme kader yang terus aktif dalam setiap agenda organisasi. Ia menegaskan bahwa kekuatan Fatayat NU terletak pada soliditas dan komitmen kolektif para anggotanya dari tingkat cabang hingga ranting.

Baca Juga  Muhaimin Iskandar Tegaskan KUR Tak Boleh Persulit UMKM, Pemerintah Perketat Penyaluran

“Fatayat NU Kendal bisa terus bergerak karena kebersamaan dan komitmen kader di semua tingkatan,” ujarnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jelang All England 2026, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Apresiasi Usai Latihan Bersama di Inggris
Safari Ramadan di Polres Kendal Perkuat Sinergi Pemkab dan TNI-Polri Jaga Kamtibmas
Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa
Kampung Ramadhan 1447 H di RSI Kendal Jadi Destinasi Ngabuburit Favorit Warga
BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis
Duel Panas Madrid vs Benfica Warnai Playoff Liga Champions, Juventus di Ujung Tanduk
King MU Belum Terkalahkan Bersama Carrick, Tapi Standar Tinggi Belum Tercapai
12 Tim Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2025/2026, Bodo/Glimt Singkirkan Inter!

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:35

Jelang All England 2026, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Apresiasi Usai Latihan Bersama di Inggris

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:26

Safari Ramadan di Polres Kendal Perkuat Sinergi Pemkab dan TNI-Polri Jaga Kamtibmas

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:19

Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:55

Kampung Ramadhan 1447 H di RSI Kendal Jadi Destinasi Ngabuburit Favorit Warga

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:26

BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru