KENDAL, Wawasannews.com – Perhimpunan Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah (Permadani Diksi KIPK) Nasional dijadwalkan akan menggelar pelantikan pengurus nasional pada 8–9 Januari 2026 mendatang. Kegiatan tersebut rencananya akan dilaksanakan di Auditorium Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), Semarang, Jawa Tengah, sebagai penanda dimulainya masa kepengurusan baru di tingkat nasional.
Pelantikan pengurus ini bertujuan untuk mengesahkan jajaran pengurus Permadani Diksi KIPK Nasional periode terbaru sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi mahasiswa penerima KIP Kuliah yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Seluruh peserta yang terlibat merupakan pengurus nasional yang akan mengemban amanah organisasi dan menjalankan roda kepemimpinan ke depan.
Ketua Permadani Diksi KIPK Nasional, Ulin Nuha, menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran mahasiswa penerima KIP Kuliah dalam pembangunan sumber daya manusia. Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang berdampak dan berkelanjutan. “Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi titik awal penguatan gerakan mahasiswa KIP Kuliah agar lebih progresif, adaptif, dan mampu berkontribusi nyata bagi bangsa,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain prosesi pelantikan, pengurus juga merencanakan agenda launching program prioritas Permadani Diksi KIPK Nasional yang akan menjadi fokus utama kepengurusan baru. Program prioritas tersebut diarahkan pada penguatan kapasitas mahasiswa penerima KIP Kuliah, peningkatan peran strategis mahasiswa dalam pembangunan, serta penguatan jejaring nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini dijadwalkan akan dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Rektor Universitas Wahid Hasyim Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto, ST, MT, IPM, Gubernur Jawa Tengah Drs. Ahmad Luthfi, SH, STM, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Moh Saleh, ST, SH, M.Eng, Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan Ekosistem Dr. Muhammad Hasan C, ST, M.Si., Wakil Ketua Komisi X DPR RI H. Lalu Hadrian Irfani, ST, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yularto, Ph.D., serta
Kehadiran para tokoh tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi dan penguatan arah kebijakan terhadap eksistensi Permadani Diksi KIPK Nasional dalam mendukung akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan. Pelantikan yang dirangkai dengan launching program prioritas ini juga diharapkan menjadi tonggak awal bagi organisasi untuk memberikan dampak nyata bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah di seluruh Indonesia.~mahkota jr~








