Lansia yang Hilang di Kalilumpang Ditemukan di Aliran Sungai Siroto Patean

- Pewarta

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas bersama warga mengevakuasi jenazah Senipah (65), warga Dusun Boyojurang, Kalilumpang, Patean, Kendal, dari aliran Sungai Siroto. (Istimewa/Wawasannews)

Petugas bersama warga mengevakuasi jenazah Senipah (65), warga Dusun Boyojurang, Kalilumpang, Patean, Kendal, dari aliran Sungai Siroto. (Istimewa/Wawasannews)

Kendal, Wawasannews.com – Seorang warga lanjut usia asal Dusun Boyojurang, Desa Kalilumpang, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, yang sebelumnya dilaporkan tidak kembali ke rumah sejak Senin (24/11/2025) sore, akhirnya ditemukan oleh warga di aliran Sungai Siroto pada Selasa (25/11/2025) pagi.

Perangkat desa bersama keluarga sebelumnya telah melakukan pencarian sejak Senin malam. Upaya itu berakhir ketika seorang warga bernama Seno, yang hendak memperbaiki pipa pengairan ladang jagung di aliran Sungai Siroto, melihat sosok perempuan yang tidak ia kenal berada di atas bebatuan sungai dan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolsek Patean Iptu Aris Krismanto membenarkan laporan penemuan tersebut. Informasi awal dari saksi kemudian diteruskan ke ketua RT dan Kepala Desa Kalilumpang, sebelum akhirnya dilaporkan ke Polsek Patean untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga  Puan Maharani: Gedung DPR Itu Rumah Rakyat, Tapi Tak Bisa Dimasuki Sembarangan

“Kepala desa menghubungi Polsek dan kami segera menuju lokasi untuk melakukan identifikasi serta proses evakuasi,” ujarnya.

Petugas bersama warga mengevakuasi jenazah dari titik penemuan yang berada di area bebatuan dengan aliran air yang cukup deras. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati mengingat posisi tubuh korban berada di tengah aliran sungai.

Hasil identifikasi memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Senipah (65), warga Dusun Boyojurang, yang sehari sebelumnya dilaporkan tidak pulang oleh pihak keluarga. Dari pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kejadian, sekaligus melengkapi administrasi penanganan peristiwa tersebut. Pemerintah desa mengimbau warga, khususnya keluarga yang memiliki anggota lanjut usia, untuk meningkatkan kewaspadaan dan pendampingan, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai atau area yang berisiko. (fad)

Baca Juga  Arus Libur Nataru Diprediksi Padat, Satlantas Kendal Terapkan Pembatasan Truk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bertambah Jadi 14 Orang
92 Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur, 85 Selamat dan 7 Meninggal Dunia
KIP-K: Bantuan atau Investasi SDM? Refleksi Hardiknas dan Peran Strategis PDKN
Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Diduga Berawal dari Kendaraan di Perlintasan
HBP ke-62, Lapas Kendal Perkuat Komitmen Pelayanan dan Pembinaan Warga Binaan
Polres Kendal Perkuat Edukasi, Sekolah Aman Jadi Prioritas
Jerez Jadi Lintasan Favorit, Alex Marquez Menang Lagi di MotoGP Spanyol 2026
Niat Berkebun Berujung Penemuan Jasad Misterius di Hutan Kendal

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 12:35

Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 - 12:07

92 Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur, 85 Selamat dan 7 Meninggal Dunia

Selasa, 28 April 2026 - 11:54

KIP-K: Bantuan atau Investasi SDM? Refleksi Hardiknas dan Peran Strategis PDKN

Selasa, 28 April 2026 - 11:54

Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Diduga Berawal dari Kendaraan di Perlintasan

Selasa, 28 April 2026 - 11:31

HBP ke-62, Lapas Kendal Perkuat Komitmen Pelayanan dan Pembinaan Warga Binaan

Berita Terbaru